Breaking News:

Berita Sampang

Pimpinan Perguruan Tinggi Se-Madura Harapkan Pemerintah Daerah Manfaatkan Keberadaan Kampus

Hasil dari pertemuan Forum Pimpinan Perguruan Tinggi se Madura terdapat beberapa hasil diantaranya, berkaitan dengan Kampus Merdeka

Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Hanggara Pratama
Pimpinan perguruan tinggi se-Madura saat berkumpul di salah satu gedung Politeknik Negeri Madura (Poltera) yang berlokasi di Jalan Raya Taddan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Kamis (2/12/2021). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Sebanyak 46 pimpinan perguruan tinggi se-Madura baik Negeri maupun Swasta menggelar pertemuan di salah satu gedung Politeknik Negeri Madura (Poltera) yang berlokasi di Jalan Raya Taddan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Kamis (2/12/2021).

Hal itu dilakukan untuk membahas berbagai sektor, mulai dari akademik hingga budaya yang dinilai berpotensi menunjang kemajuan Madura ke depan.

Ketua Forum Pimpinan Perguruan Tinggi se Madura, Mohammad Syarif mengatakan bahwa hasil dari pertemuan Forum Pimpinan Perguruan Tinggi se Madura terdapat beberapa hasil diantaranya, berkaitan dengan Kampus Merdeka.

Kemudian, kegiatan pengapdian masyarakat dengan fokus potensi Madura, dan saling mengembangkan satu kelembagaan untuk menunjang kegiatan proses pembelajaran.

Adapun pembelajaran yang dimaksud meliputi pengembangan jaminan mutu dan satuan pengawas internal.

"Termasuk kegiatan lain yang meningkatkan kualitas baik lulusan, dosen, dan kurikulum," ujarnya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga menginginkan agar empat pemerintah daerah di Madura bisa memanfaatkan dan memaksimalkan keberadaan kampus yang ada di wilayahnya masing-masing.

"Baik dari sisi kepentingan pengembangan daerah, pengembangan SDM, maupun pengembangan Madura kedepan," terangnya.

Sehingga pria yang juga menjabat sebagai rektor Universitas Trunojoyo Madura itu berharap pemerintah daerah betul-betul memanfaatkan dan membantu mengembangkan kampus-kampus di Madura.

Sebab bagaimanapun juga keberadaan kampus akan memberikan kontribusi positif terhadap keberadaan pemerintah daerah.

"Kontribusi yang dimaksud seperti pemerintah bila membutuhkan staff ahli tidak perlu mengimpor karena sudah banyak akademisi untuk membackup kepentingan Madura ke depan," tutur Mohammad Syarif.

Dengan demikian, jika bukan perguruan tinggi se Madura yang mengembangkan, Madura sendiri akan ketinggalan momentum, mengingat potensi Madura sangat luar biasa

"Sedangkan tekait fokus mengembangkan potensi Madura seperti Garam, Jagung, Tembakau, Sapi, Budaya (keris) dan sejenisnya," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved