Berita Mojokerto

Pria Ditemukan Meninggal di Kios Tambal Ban di Mojokerto, Diketahui warga Samosir

sebelum meninggal sempat melihat kakaknya tidak mengenakan baju duduk di depan kios tambal ban di Jetis, Mojokerto

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Samsul Arifin
ISTIMEWA/TRIBUNMADURA.COM
Petugas Inafis Polresta Mojokerto mengidentifikasi jenazah korban yang ditemukan meninggal di kios tambal, Jalan Raya, Desa Mlirip Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Jumat (3/12/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, MOJOKERTO - Seorang pria ditemukan meninggal di sebuah kios tambal ban, Jalan Raya, Desa Mlirip Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Jumat (3/12/2021).

Hasil identifikasi diketahui identitas korban bernama Samsudin Simbolon (43) asal Desa Naga Timbul Pintu Sona, Kecamatan Pangurungan, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara yang indekos di Dusun Pelabuhan Desa Canggu Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto.

Kapolsek Jetis, Kompol Soegeng Prajitno mengatakan sesuai keterangan saksi Samsudin Simbolon yang merupakan adik korban sebelum meninggal sempat melihat kakaknya tidak mengenakan bajududuk di depan kios. Setelah itu, korban masuk ke dalam kios kemudian makan dan minum air putih.

"Tiba-tiba korban mengeluh sakit pada bagian dada bahkan korban sampai memukul dadanya sendiri dan berteriak kesakitan," ungkapnya, Jumat (3/12).

Baca juga: Wanita tak Dikenal Disambar Kereta Api di Mojokerto, Mondar-mandir di sekitar Rel Sebelum Kejadian

Soegeng menjelaskan saksi sempat menolong korban dengan memijat bagian dada korban. Setelah, itu korban tidur di atas kasur yang berada di dalam kios tambal ban, sekitar pukul 04.30 dini hari.

"Korban diketahui sudah meninggal dunia oleh saksi yang diduga korban meninggal menderita sakit sesak napas dan jantung," jelasnya.

Petugas INAFIS Polresta Mojokerto melakukan identifikasi terhadap jenazah korban dan tidak ditemukan tanda bekas kekerasan. Pihaknya bersama petugas PMI Kabupaten Mojokerto mengevakuasi jasad korban ke rumah duka.

"Pihak keluarga dari korban telah membuat surat pernyataan menolak dilakukan autopsi dan kematian korban lantaran memiliki riwayat sakit sesak napas dan jantung serta lambung," pungkasnya. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved