Berita Trenggalek

Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, RSUD dr Soedomo Trenggalek Dapat Tambahan Mobil Ambulans

RSUD dr Soedomo Kabupaten Trenggalek mendapat tambahan satu unit mobil ambulans.

TRIBUNMADURA.COM/AFLAHUL ABIDIN
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin saat menerima bantuan mobil jenazah yang berasal dari CSR, Jumat (3/12/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, TRENGGALEK - RSUD dr Soedomo Kabupaten Trenggalek menerima tambahan satu unit mobil ambulans.

Bantuan mobil ambulans untuk RSUD dr Soedomo itu merupakan tanggung jawab perusahaan atau CSR dari Bank Jatim.

Diharapkan, adanya tambahan armada itu akan memperkuat RSUD dr Soedomo untuk berjaga-jaga apabila dibutuhkan mobil ambulans dalam jumlah banyak, seperti saat puncak pandemi beberapa bulan lalu.

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin mengatakan, mobil ambulans diperlukan untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19.

"Untuk antisipasi saja, seperti pada sekitar bulan Juli lalu, yang tingkat kematian tinggi. Minimnya armada yang dimiliki saat itu diperlukan penambahan," kata dia saat menerima bantuan mobil tersebut, Jumat (3/12/2021).

Pemkab, kata dia, mulai mengantisipasi adanya lonjakan dengan membangun beberapa fasilitas tambahan khusus penanganan Covid-19 di RSUD dr Soedomo.

Baca juga: Inilah Gejala Covid Omicron, Kenali Ciri-Ciri Penularannya hingga Cara Mencegah Varian Baru

Meski demikian, ia berharap fasilitas dan armada yang telah disiapkan untuk antisipasi tak terpakai.

"Meskipun kasus Covid saat ini cenderung melandai, namun kita tetap harus antisipasi menyusul kasus Covid mulai melonjak di beberapa negara lain setelah ditemukannya varian baru Covid Omicron," sambungnya.

Pria yang akrab disapa Mas Ipin itu juga mengatakan, sinergitas antara pemkab dan perusahaan BUMN maupun swasta akan didorong untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan yang mendesak. Termasuk untuk penangan pandemi.

Direktur RSUD dr Soedomo Trenggalek Sunarto mengatakan, kasus kematian karena Covid-19 di Trenggalek cukup tinggi sekitar Juli lalu.

"Padahal kita di rumah sakit hanya punya 1 mobil jenazah. Itupun sudah cukup lama, sekitar tahun 2004," ucapnya.

Maka dari itu, bantuan mobil jenazah akan sangat membantu dan memudahkan kerja di rumah sakit.

"Karena minimnya mobil jenazah waktu itu, kami akhirnya menggunakan ambulan-ambulan yang lain untuk jenazah," sambungnya.

Dengan demikian, RSUD dr Soedomo saat ini memiliki setidaknya dua mobil jenazah yang akan dipakai fokus untuk membawa jenazah.

Sementara lima mobil ambulans bisa manfaatkan sepenuhnya untuk kepentingan sesuai peruntukannya. (fla)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved