Breaking News:

Berita Malang

Antisipasi Varian Omicron Masuk ke Kota Malang, Masyarakat Diimbau Tak Abai Patuh Protokol Kesehatan

Pemkot Malang mewaspadai potensi masuknya varian baru Covid Omicron ke Kota Malang.

TRIBUNMADURA.COM/MOHAMMAD RIFKY EDGAR
Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, dr Husnul Muarif 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Munculnya varian baru Covid Omicron membuat Pemkot Malang kini lebih waspada.

Pemkot Malang tak ingin jika nantinya virus Omicron ini menjadi momok, seperti halnya varian delta, yang membuat lonjakan kasus Covid-19 terjadi di Kota Malang pada Juli 2021 lalu.

Meski Omicron belum masuk ke Kota Malang, Pemkot mengajak setiap warganya agar tidak abai terhadap protokol kesehatan (prokes) dan selalu waspada dan tidak panik dengan munculnya varian baru Covid-19 tersebut.

"Kalau ada varian baru itu sebenarnya prinsipnya sama, yakni pencegahan dan pengendalian, serta disiplin dan tertib prokes," ucap Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, dr Husnul Muarif kepada Surya ( grup TribunMadura.com, Sabtu (4/12/2021).

Selain itu, kata dia, sejumlah langkah juga akan dilakukan untuk mencegah varian Covid Omicorn ini.

Baca juga: Inilah Gejala Covid Omicron, Kenali Ciri-Ciri Penularannya hingga Cara Mencegah Varian Baru

Langkah itu di antaranya, dengan mendukung penuh Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3, yang diberlakukan secara nasional saat Natal dan Tahun Baru.

"Testing,Tracing dan Treatment (3T) ini akan kami kuatkan. Apalagi saat Nataru nanti, kami sudah menyiapkan swab antigen yang kami letakkan di posko pengamanan," ucap dr Husnul.

Selain itu, Wali Kota Malang, Sutiaji akan segera memberitahukan informasi resmi kepada lurah camat agar diteruskan ke RT RW terkait varian Covid Omicron.

Hal ini dilakukan, guna melakukan mitigasi bencana sebelum nantinya terjadi lonjakan kasus Covid-19 seperti pada Juli 2021 kemarin.

"Insya Allah dalam waktu dekat ini akan kami sampaikan informasi waspada varian Covid-19 yang baru ini (Omicorn) kepada lurah, camat agar diteruskan ke RT RW," ujarnya.

Sutiaji juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap disiplin prokes dan menganjurkan masyarakat tidak merayakan malam tahun baru secara berlebihan. Termasuk menganjurkan Aparatur Sipil Negara (ASN) agar tidak melakukan mudik saat nataru nanti.

"Intinya jangan abai terhadap prokes. Disamping kami masyarakat disiplin, kami juga terus melakukan percepatan vaksinasi Covid-19," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved