Breaking News:

Berita Pamekasan

BPBD Pamekasan Dirikan Posko Bencana, Imbau Warga yang Tinggal di Bibir Sungai Tetap Waspada Banjir

BPBD memprediksi, meski beberapa pekan ini Pamekasan diguyur hujan deras, potensi banjir dimungkinkan tidak terjadi.

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Kuswanto Ferdian
Posko terpadu kedaruratan bencana di Taman Monumen Arek Lancor, Kabupaten Pamekasan, Madura, Sabtu (4/12/2021). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian 

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pamekasan, Madura mendirikan posko terpadu kedaruratan bencana di Taman Monumen Arek Lancor.

Posko ini didirikan sebagai tempat evakuasi bila terjadi bencana alam, khususnya banjir.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Pamekasan, Amin Jabir mengatakan, masyarakat Pamekasan bisa memanfaatkan posko terpadu kedaruratan bencana BPBD Pamekasan di Monumen Arek Lancor untuk berkonsultasi perihal strategi penanganan bencana.

Kata dia, masyarakat Pamekasan tidak perlu khawatir, terutama yang rumahnya berada di daerah aliran sungai.

Ia memprediksi, meski beberapa pekan ini Pamekasan diguyur hujan deras, potensi banjir dimungkinkan tidak terjadi.

Baca juga: Kabupaten Malang Juga Terdampak Gunung Semeru Erupsi, Terdapat Hujan Abu Tipis yang Melanda

Sebab, debit air di beberapa sungai wilayah Pamekasan sudah berangsur surut.

"Kami selalu intens melakukan kontrol posisi debit air di Kali Jombang, karena penyumbang debit air di sungai Kota Pamekasan parameternya ada di Kali Jombang," kata Amin Jabir kepada TribunMadura.com, Sabtu (4/12/2021).

Menurut Jabir, saat ini, posisi pengukur debit air di Kali Jombang sudah minus 1,5 meter dari balok jembatan.

Kemudian sudah mengalir ke arah utara dan di Kali Semajid sudah mengalir kearah timur. 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved