Breaking News:

Berita Pamekasan

425 PNS Menerima Penyerahan SK, Bupati Pamekasan Baddrut Tamam Ajak Bekerja Sungguh-Sungguh

Penyerahan SK serta pengambilan sumpah terhadap 425 PNS tersebut dilakukan dengan dua model, tatap muka dan daring. 

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Kuswanto Ferdian
Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam (kanan) saat menyerahkan SK ke perwakilan ASN di Peringgitan Dalam Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Senin (6/12/2021). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian 

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam menyerahkan surat keputusan (SK) tentang pengangkatan menjadi pegawai negeri sipil (PNS) di Peringgitan Dalam Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Senin (6/12/2021).

Penyerahan SK serta pengambilan sumpah terhadap 425 PNS tersebut dilakukan dengan dua model, tatap muka dan daring. 

Untuk pengambilan sumpah secara virtual itu bertempat di Gedung Pemuda, Jalan Kabupaten.

"Untuk ASN baru ini merupakan generasi baru yang perjuangannya menjadi ASN tidak mudah. Ada sebagian yang tidak hanya belajar sungguh-sungguh, tetapi juga kursus, ada juga yang sampai puasa, memohon doa orang tua, alim ulama dan lain-lain," kata Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam saat sambutan.

Baca juga: TKW ini Ditemukan di Jalanan, Keluarganya Kaget Ternyata Ganti Nama, Terungkap Perlakuan Majikan

Bupati yang akrab disapa Mas Tamam tersebut meminta ASN baru untuk senantiasa bersyukur kepada Allah SWT atas nikmat yang telah diberikan dengan menunjukkan kinerja baik demi pengabdiannya kepada bangsa dan negara. 

Karena, lanjut dia, sedikit sekali orang yang diberi kesempatan oleh Allah sebagai abdi negara.

"Dari jumlah masyarakat Pamekasan yang berkisar sembilan ratus ribu, hanya 6.600 sekian yang menjadi PNS. Artinya nol, nol koma sekian persen yang diberi kesempatan oleh Allah untuk menjadi PNS. Makanya, jangan lupa bersyukur," pintanya.

Menurutnya, masyarakat yang terpilih menjadi ASN merupakan orang istimewa yang dipilih Allah SWT untuk mengabdi demi kemajuan bangsa, dan negara kesatuan republik Indonesia (NKRI).

Kesempatan luar biasa ini apabila di sia-siakan berdampak besar terhadap kebahagiaan hidupnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved