Breaking News:

Berita Surabaya

Polda Jatim Pastikan Profesional dalam Penahanan Tersangka Randy Bagus, Bukan Formalitas

Belakangan media sosial (medsos), diramaikan kabar bahwa penahanan oknum anggota Polres Pasuruan, Bripda Randy Bagus formalitas semata

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Samsul Arifin
ISTIMEWA/TRIBUNMADURA.COM
Tangkapan layar postingan akun yang melansir informasi bahwa Polri menangani perkara Bripda Randy hanya formalitas. 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Kembali mencuat keraguan dari netizen atas penanganan hukum kasus 
dugaan tindak pidana aborsi NW (23) mahasiswi asal Mojokerto yang tewas menenggak cairan racun.

Belakangan media sosial (medsos), diramaikan kabar bahwa penahanan oknum anggota Polres Pasuruan, Bripda Randy Bagus (21) tersangka dugaan kasus aborsi, diduga formalitas semata.

Pasalnya, sejumlah akun medsos mendapati temuan dari foto tersangka yang berada di balik jeruji besi penjara, tidak dalam keadaan dikunci secara benar.

Selain itu, muncul pula narasi, bahwa upaya penegakkan hukum itu, bersifat sementara. Dan, si tersangka; Bripda Randy, bisa lolos jeratan hukum, bila kasus yang menyeretnya itu, tidak lagi menjadi sorotan medsos di dunia maya.

Menanggapi rentetan informasi tersebut, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko menegaskan, pihaknya melakukan proses penegakkan hukum secara profesional.

"Kami Polda Jatim, bekerja secara profesional. Yang jelas kami memproses secara profesional," ujarnya, Selasa (7/12/2021).

Baca juga: Nasi Sudah Jadi Bubur, Ayah Bripda Randy Sebut Mahasiswi NW Calon Mantu, Minta Maaf telah Buat Gaduh

Sejak Sabtu (4/12/2021) kemarin, Bripda Randy telah ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan kasus tindak pidana aborsi.

Pemuda 21 tahun itu, terbukti terlibat dalam upaya aborsi sebanyak dua kali atas kehamilan yang dialami pacarnya, NW, pada Maret 2020 dan Agustus 2021 kemarin.

Dua kali upaya aborsi tersebut, diduga kuat menyebabkan NW mengalami tekanan mental, hingga membuat dirinya nekat mengakhiri hidup dengan cara menenggak cairan racun.

Aksi nekat mahasiswi jurusan Sastra Inggris di sebuah kampus negeri terkemuka di Kota Malang itu, dilakukan di dekat makam ayahandanya, di permakaman Dusun Sugihan, Desa Japan, Sooko, Mojokerto, Kamis (2/12/2021) sore.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved