Breaking News:

Simak 4 Tips dari Psikolog Agar Tidak Menjadi Bucin Terhadap Pasangan, Harus Ada Batasan

Seperti diketahui, bucin adalah keadaan di mana kamu lebih mengutamakan pasangan, bahkan menomorduakan kebutuhan sendiri demi kebahagiaannya

Editor: Samsul Arifin
Pixabay.com
Ilustrasi pasangan. 

TRIBUNMADURA.COM - Dalam sebuah hubungan asmara tak lepas dari salah satu pasangan lebih memprioritaskan dirinya.  hal ini merupakan salah satu tanda kamu seorang bucin atau budak cinta.

Seperti diketahui, bucin adalah keadaan di mana kamu lebih mengutamakan pasangan, bahkan menomorduakan kebutuhan sendiri demi kebahagiaannya.

Padahal, hubungan yang sehat itu mendorongmu untuk mencintai diri sendiri dan orang lain secara seimbang.

Dilansir dari Kompas.com, Hal ini juga dibenarkan oleh psikolog klinis dewasa, Inez Kristanti, M.Psi., dalam webinar yang diikuti PARAPUAN, 2022: Stop Nge-bucin! di MyndfulAct Event, Sabtu (27/11/2021).

"Kita nggak akan bisa jadi segalanya untuk orang lain, sebaliknya orang lain juga nggak akan jadi segalanya bagi kita," ujar Inez.

Baca juga: Ada 3 Langkah Mudah untuk Memperbaiki Hubungan Setelah Berbuat Salah pada Pasangan

Tips berhenti jadi bucin Inez berpesan, "Saat kamu mencintai orang lain, hubungan itu jangan sampai mengisolasimu dari interaksi dengan orang lain." Lebih lanjut Inez melanjutkan, ada beberapa tips untuk berhenti menjadi budak cinta, antara lain:

1. Menetapkan privasi

Hubungan yang sehat itu ada batasan atau privasi, ini bukan berarti kamu tidak terbuka atau menyembunyikan sesuatu dari pasangan.

"Di dalam hubungan itu kita perlu ada privasi, nggak bisa semuanya dibagikan ke orang lain karena dapat kehilangan jati diri sendiri," ujar Inez.

2. Prinsip kemitraan dan bukan kepemilikan

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved