Berita Situbondo

Main ke Rumah Teman, Pelajar ini Malah Direnggut Keperawanannya, Dipaksa dan Diancam Pelaku

Seorang pelajar di Kabupaten Situbondo menjadi korban pemerkosaan oleh temannya sendiri.

Shutterstock/Sarawoot Pengmuan via DailyMail
ILUSTRASI pelajar di Kabupaten Situbondo menjadi korban pemerkosaan oleh temannya sendiri. 

TRIBUNMADURA.COM, SITUBONDO - Seorang pelajar di Kabupaten Situbondo menjadi korban pemerkosaan.

Korban berinisial D paksa untuk berhubungan suami istri oleh terlapor berinisial S (15) warga Kecamatan Panji.

Untuk melancarkan aksinya, terlapor disebut telah mengancam dan tetap memaksa menyetubuhi korban.

Kejadian itu terungkap setelah korban melaporkan kasus itu pada kakaknya, A (21).

Kepada A, korban mengungkapkan jika dirinya dipaksa berhubungan suami istri oleh S.

Meski berusaha meronta-ronta melepaskan diri, upaya korban tidak berhasil.

Mendengar penuturan adiknya, A lantas melaporkan kasus tersebut ke Mapolres Situbondo.

Ia tak terima adiknya diperlakukan tidak senonoh dan diancam paksa pelaku.

Kasi Humas Polres Situbondo, Iptu Sutrisno membenarkan adanya laporan dugaan pemerkosaan itu.

Menurutnya, perbuatan dugaan pemerkosaan itu terjadi di rumah terlapor Sabtu (14/11/2021) lalu.

"Kasusnya baru dilaporkan ke Polres Sabtu (11/12/2021) pada pukul 17.00 WIB," ujar Sutrisno kepada Surya.

Mantas Kasiwas Polres Situbondo mengatakan, berdasarkan keterangan A, korban saat itu bersama teman temannnya sedang berada di rumah terlapor.

Setelah itu, pelaku memanggil dan mengajak korban ke kamarnya.

Di sana, memaksa melakukan dugaan pemerkosaan terhadap korban.

"Korban yang ketakutan karena dibawa ancaman terlapor, sehingga dugaan pemerkosaan itu terjadi," jelas Sutrisno.

Dikatakan dia, jika perbuatan terbukti, terlapor diancam dengan Pasal 76D jo Pasal 81 ayat (1) UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Perpu Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

"Korban sudah diperiksakan ke dokter dan untuk prosesnya ditangani penyidik PPA Reskrim," pungkasnya. (Surya/izi)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved