Breaking News:

Berita Situbondo

Diguyur Hujan Lebat, 3 Dusun di Situbondo Terendam Banjir, Tinggi Mencapai 50 cm

Pada saat air sungai meluap, para warga berusaha menyelamatkan harta benda serta perabotan rumahnya ke lokasi yang aman

Penulis: Izi Hartono | Editor: Samsul Arifin
TRIBUNMADURA.COM/IZI HARTONO
Banjir luapan air sungai yang menggenangi rumah warga di Situbondo 

TRIBUNMADURA.COM, SITUBONDO -  Setelah diguyur hujan lebat, sebanyak 127 rumah warga di tiga dusun yang tersebar ditiga desa, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, terendam banjir, Rabu (15/12/2021) malam.

Banjir yang memasuki pemukiman penduduk ditiga desa itu,  disebabkan meluapnya air sungai Juma'in karena tidak mampu menampung debet air sungai yang membesar. Sehingga luberan air sungai dengan cepat menggenai ratusan rumah warga setinggi 30 centimeter hingga 50 centimeter.

Pada saat air sungai meluap, para warga berusaha menyelamatkan harta benda serta perabotan rumahnya ke lokasi yang aman, karena kawatir luapan air sungai yang masuk terus menggenangi pemukiman warga semakin tinggi.

Tiga dusun ditiga desa yang terdampak luapan aie sungai itu,  diantara Dusun Patokangan, Desa Pesisir, Dusun Krajan, Desa  Kalimas dan Dusun Kotim, Desa/ Kecamatan Besuki.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Situbondo, Zainul Arifin membenarkan terjadi banjir yang menggenai rumah warga di tiga desa di Kecamatan Besuki tersebut.

Baca juga: Hujan Deras Guyur Gresik, Kawasan Makam Syekh Maulana Malik Ibrahim Terendam Banjir

Menurutnya, meluapnya air sungai itu dikarenakan dihulu terjadi hujan lebat, sehinga kapasitas sungai tidak dapat menampung  debet air yang semakin membesar itu.

"Total rumah tergenang banjir itu memcapai 127 rumah dengan ketinggian air sekitar 30 hingga 50 centimeter," ujar Zainul Arifin.

Zainul merinci, berdasarkan data sementara rumah yang tergenang banjir akibat luapan air sungai itu, untuk di Dusun Patokangan, Desa Besuki mencapai sebanyak 45 rumah.

Sedangkan untuk di Dusun Kotim, Desa Besuki, yang terdampak banjir mencapai sebanyak 58 rumah warga.

"Ditambah  rumah warga di Dusun Krajan, Desa Kalimas itu ada sebanyak 14 rumah," jelasnya.

Dikatakan, luapan air sungai mulai masuk ke pemukiman warga ditiga desa itu terjadi sejak pukul 18.00 WIB dan mulai surut pada pukul 21.00 WIB.

"Sampai saat ini tidak ada laporan korban," kata Zainul.

Untuk memastikan jumlah warga yang terdampak banjir luapan sungai, pihaknya masih akan melakukam croscek kembali menyesuaikan dengan data dari desa masing masing.

"Kita akan eventaris kembali berapa pastinya rumah yang tergenang banjir itu," pungkasnya. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved