Selasa, 26 Mei 2026

Berita Malang

Dulu Sering Perang Komentar di Facebook Kini Berujung Dendam, Bikin Pria ini Ancam Korbannya

Seorang pria mengancam korban akibat pria ini memiliki dendam terhadap korban. Ternyata dulu sering melakukan perang komentar di Facebook

Tayang:
Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Aqwamit Torik
pixabay
Ilustrasi chat WhatsApp, Telegram dan aplikasi chatting lainnya 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Sering perang komentar di media sosial, membuat pria ini menyimpan dendam terhadap warga satu desanya.

Hingga akhirnya, pria ini lalu mendatangi rumah tersebut hingga memaki wanita yang membuatnya dendam.

Datang dengan memaki, membuat penghuni rumah ketakutan.

Kini, pelaku diamankan polisi.

Baca juga: Curhat Raffi Ahmad Dibalik Kebaikan Nagita yang Tak Terungkap, Jamin 1 Hal soal Dendam: Gak Mungkin

Unit Reskrim Polsek Dampit berhasil mengamankan terduga pelaku pengancaman dan atau penganiayaan terhadap seorang wanita berinisial UNK (44), warga Desa Majang Tengah, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang. Kamis (16/12/2021) dini hari.

Kapolsek Dampit, Iptu Agung Hartawan menjelaskan kejadian terjadi pada beberapa bulan lalu.

Kejadian tersebut bermula saat YD (44) terduga pelaku, mendatangi korban di rumahnya dan membuat keributan.

Korban mengaku bahwa pelaku juga membentak-bentaknya dengan mengeluarkan kata-kata kasar.

Dan yang membuat korban merasa ketakutan karena pelaku juga mengancam akan membunuh korban bersama keluarganya.

"Tadi dini hari kami telah mengamankan seorang laki-laki berinisial YD (44), terduga pelaku tindak pidana pengancaman dan atau penganiayaan terhadap seorang korban wanita berinisial UNK (44). Keduanya, baik korban maupun terduga pelaku merupakan warga desa Majang Tengah, Dampit," kata Iptu Agung saat dikonfirmasi, Kamis (16/12/2021).

Baca juga: Peluang Egy Maulana Vikri dan Elkan Baggot Bela Timnas Indonesia Terbuka saat Lawan Malaysia

Dibalik kejadian ini, ternyata pelaku sudah lama menyimpan dendam terhadap korban.

Terduga pelaku mengaku, bahwa dirinya bersama korban sudah sering perang komentar di media sosial Facebook.

"Kejadian ini bermotif dendam. Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa antara korban dengan terduga pelaku sering berselisih paham di Facebook. Hal itulah yang melatarbelakangi tindakan pelaku terhadap korban," jelasnya.

Agung mengatakan, bahwa dari hasil penyelidikan pelaku sudah 2 kali mangkir dari panggilan.

"Terduga pelaku tidak kooperatif, sudah dua kali tidak datang memenuhi panggilan dari kami. Maka dari itu kami bersama anggota melakukan upaya paksa dengan menjemput dan membawa pelaku ke kantor, guna proses lebih lanjut," tegas Agung.

Pelaku dikenakan Pasal 335 KUHP dan atau 351 KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan dan atau penganiayaan. (ew)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved