Berita Tulungagung

Undang DJ, Kafe di Tulungagung Ditutup Polisi, Kedapatan Tak Patuhi Prokes saat Gelaran Musik

Kafe di komplek eks Pabrik Gula Kunir, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung, ditutup polisi.

ISTIMEWA/TRIBUNMADURA.COM
Pertunjukan musik di Cafe Lorie Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung, Rabu (15/12/2021)  

TRIBUNMADURA.COM, TULUNGAGUNG - Sebuah kafe bernama Cafe Lorie yang ada di komplek eks Pabrik Gula Kunir, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung, ditutup polisi.

Penutupan kafe tersebut dilakukan lantaran pihak kafe kedapatan menggelar musik mengundang disk jocky (DJ) yang dihadiri ratusan orang pada Rabu (15/12/2021) malam.

Selama pertunjukan musik DJ, para pengunjung juga tidak menjaga protokol kesehatan Covid-19.

"Mereka melanggar protokol kesehatan," kata Kapolsek Ngunut, Kompol Ernawan, Kamis (16/12/2021).

"Tidak ada yang pakai masker, semua berdesak-desakan," terang dia.

Polisi memasang garis polisi di sekeliling kafe.

Menurut Ernawan, pihaknya menerima aduan dari masyarakat karena aktivitas kafe ini yang dianggap sangat mengganggu.

Sebab ada live DJ yang dihadiri ratusan orang, dengan suasana hingar bingar.

"Akhirnya pukul sepuluh (malam) kami datangi. Kami bubarkan seketika," sambung Ernawan.

Menurut Kapolsek, pertunjukan DJ ini dihadiri banyak komunitas sehingga terjadi kerumunan besar.

Padahal sesuai ketentuan, tempat hiburan belum boleh beroperasi.

Yang diperbolehkan adalah tempat makan, itu pun dibatasi 50 persen dari kapasitas.

"Ini sudah keterlaluan, karena sampai berdesak-desakan. Hingga warga mengadu kepada kami," tutur Ernawan.

Pemilik cafe diminta keterangan polisi untuk melengkapi berkas administrasi.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved