Breaking News:

Berita Situbondo

2 Hari Terombang-ambing di Tengah Lautan, Nelayan di Situbondo Ini Ditemukan Selamat

Namun karena kondisinya lemas karena tidak makan, oleh tim SAR gabungan nelayan itu dievakuasi ke Puskesmas untuk mendapatkan penanganan medis

Penulis: Izi Hartono | Editor: Samsul Arifin
2 Hari Terombang-ambing di Tengah Lautan, Nelayan di Situbondo Ini Ditemukan Selamat
TRIBUNMADURA.COM/IZI HARTONO
Urip, nelayan yang hilang mengenakan baju kembang saat akan pulang setelah menjalani pemeriksaan di Puskesmas Mangaran

TRIBUNMADURA.COM, SITUBONDO - Setelah dua hari satu malam terombang ambing di tengah laut, akhirnya Urip, nelayan Desa Semiring, Kecamatan Mangaran, Kabupaten Situbondo, ditemukan selamat, Senin (20/12/2021).

Nelayan berusia 75 tahun ini ditemukan bersama perahu oleh nelayan lain di perairam Landangan, Kecamatan Kapongan.

"Iya korban sudah berhasil ditemukan selamat," ujar AKP Joko Imam, Kapolsek Mangaran kepada Surya.

Selajutnya oleh para nelayan, Urip dan perahunya di tarik ke pinggir menuju Pelabuhan Kalbut

Bahkan, setibanya di pelabuhan disambut haru para keluarganya yang sejak tadi pagi menunggui dipinggir pantai tersebut.

Namun karena kondisinya lemas karena tidak makan, sehingga oleh tim SAR gabungan nelayan itu dievakuasi ke Puskesmas untuk mendapatkan penanganan medis.

"Korban baru tiba sekitar pukul 17.05 WIB dan sekarang sudah diserahkan kepada keluarganya setelah ditangani medis," kata AKP Joko Imam.

Baca juga: Detik-detik Nelayan di Situbondo Nyaris Tenggelam saat Melaut, Selamat Karena Pelampung

Diberitakan sebelumnya, Seorang nelayan di Situbondo, dikabarkan hilang kontak, Minggu (19/12/2021) malam.

Nelayan bernama Urip (75), warga Desa Semiring, Kecamatan Mangaran, belum kembali saat melaut.

Biasanya, pria berusia 75 tahun ini sudah pulang melaut sekitar puku13.00 WIB, namun hingga saat ini nelayan tradional ini tidak kunjung datang ke rumahya.

Ketidak pulangan Urip yang tengah mengais rejeki di laut lepas perairan Kalbut, membuat seluruh keluarganya panik dan kebingungan.

Sehingga pihak keluarga dan nelayan setempat berusaha melakukan upaya pencarian keberadaan keluarganya yang belum pulang melaut tersebut.

Tak hanya itu, pihak kekuarga yang lain berusaha mendatangi dan menghubungi nelayan untuk menanyakan kemungkinan bertemu di laut. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved