Berita Madiun

'Balas Dendam' Pernah Jadi Korban, Pria ini Curi Tiga Motor saat Transaksi Online, Begini Modusnya

Setelah kendaraan dikuasai, yang bersangkutan tidak kembali dan tidak pernah melakukan transaksi pembayaran. Jadi kendaraan dicoba langsung kabur

TribunMadura.com/Sofyan Arif Candra Sakti
Kapolres Madiun Kota AKBP Dewa Putu Eka Darmawan Bersama Pelaku Penipuan Yang Berhasil Gondol Tiga Motor. 

TRIBUNMADURA.COM, MADIUN - Polres Madiun Kota berhasil membekuk pelaku penipuan atau pencurian di tiga titik di wilayah Kota Madiun, Kamis (30/12/2021).

AYK (35) dibekuk di kosnya di Jalan A Yani Kelurahan/Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk.

Kapolres Madiun Kota, AKBP Dewa Putu Eka Darmawan mengatakan di Kota Madiun AYK yang merupakan warga Kabupaten Sidoarjo tersebut berhasil menggondol tiga motor dari tiga korban berbeda.

"Modus operandi yang dilakukan, pelaku ini melihat iklan di OLX situs penjualan kendaraan kemudian berpura-pura menjadi seorang pembeli," kata Dewa, Kamis (30/12/2021).

Baca juga: Shin Tae Yong Sebut Memang Tak Mungkin Kejar 0-4 dari Thailand, Tapi ada Kemungkinan Lain

Layaknya pembeli yang sesungguhnya, AYK menawar dan mencoba sepeda motor yang akan dibelinya tersebut.

"Setelah kendaraan dikuasai, yang bersangkutan tidak kembali dan tidak pernah melakukan transaksi pembayaran. Jadi kendaraan dicoba langsung kabur," lanjutnya.

Dewa menyebutkan, ketiga aksi pelaku dilancarkan dalam waktu sehari yaitu pada 8 Desember 2021.

"TKPnya dekat dengan rumah korban. Jadi bisa dikatakan pelaku yang datang ke rumah masing-masing korban," jelas Dewa.

Tiga motor yang berhasil digondol pelaku antara lain Honda CBR 150, Yamaha N-Max, dan Yamaha RG-10 senilai total Rp 96 juta 500 ribu.

Saat ditangkap di kosnya, ketiga sepeda motor tersebut masih lengkap dan belum dijual.

"Sedang menunggu pembeli," kata AYK.

AYK mengaku perbuatan tersebut dilakukan karena sebelumnya dirinya pernah menjadi korban penipuan dengan modus serupa.

Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal 378 KUHP Jo pasal 65 KUHP tentang penipuan atau penggelapan yang dilakukan berulang kali dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun.

BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved