Breaking News:

Berita Surabaya

Satpol PP Kota Surabaya Segel Sejumlah Tempat, Diduga Langgar Jam Malam saat Tahun Baru

Masing-masing adalah restauran di kawasan Jalan BKR Pelajar, tempat rekreasi hiburan umum (RHU) di Jalan Kenjeran dan Toko Waralaba Jalan Gubeng

Penulis: Bobby Koloway | Editor: Samsul Arifin
ISTIMEWA/TRIBUNMADURA.COM
Satpol PP Kota Surabaya melakukan penertiban terhadap sejumlah tempat usaha yang melanggar jam malam saat perayaan tahun baru. 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Satpol PP Kota Surabaya melakukan penertiban terhadap sejumlah tempat usaha yang melanggar jam malam saat perayaan tahun baru, Jum'at (31/1/2021) lalu. Berdasarkan data Satpol PP, ada tiga unit usaha yang diberikan sanksi.

Masing-masing adalah sebuah restauran di kawasan Jalan BKR Pelajar, tempat rekreasi hiburan umum (RHU) di Jalan Kenjeran, hingga Toko Waralaba Jalan Gubeng. Masing-masing diketahui beroperasi di atas jam malam yang ditentukan.

Yakni, maksimal harus tutup 21.00 WIB. "Atas pelanggaran tersebut, kami berikan sanksi penutupan sementara dan denda administrasi," kata Kepala Satpol PP Surabaya, Eddy Christijanto, Senin (3/1/2021).

Di waktu tersebut, pihaknya juga berkeliling untuk mengantisipasi penjualan minuman keras di masyarakat. "Berdasarkan laporan petugas kami maupun kecamatan, belum ada laporan," katanya.

Pihaknya pun menyayangkan masih adanya warga yang nekat melanggar regulasi yang ditentukan. Padahal, pihaknya telah mewanti tempat usaha tutup lebih awal untuk mengantisipasi perayaan tahun baru. 

Baca juga: Pintu Masuk Perjalanan Luar Negeri di Bandara Juanda Segera Dibuka, PMI Bisa Datang ke Surabaya

Pemkot juga melarang perayaan at venue malam pergantian tahun. Baik di restoran, cafe, rumah makan, atau tempat fasilitas lainnya.

"Termasuk juga untuk semua tempat Rekreasi Hiburan Umum (RHU) di Surabaya juga wajib tutup pada tanggal 24 dan 31 Desember 2021. Warga Surabaya juga diimbau agar merayakan perayaan tahun baru di rumah masing-masing," jelas dia.

Pemkot juga melarang penjualan petasan maupun terompet. Kebijakan tersebut telah tercantum dalam SE Satpol PP Surabaya Nomor: 300/ 6831/ 436.7.22/ 2021, tanggal 27 Desember 2021.

"Tidak ada yang berjualan petasan dan terompet. Tiga pilar di kecamatan juga melakukan pengawasan serta penertiban penjual petasan dan terompet di wilayah masing-masing," terangnya.

Pemkot bahkan mengeluarkan Surat Edaran yang ditujukan kepada pengelola SPBU di Surabaya. Isinya, seluruh SPBU di Surabaya tutup pada 31 Desember 2021 pukul 21.00 WIB dan dapat dibuka kembali pada 01 Januari 2022 pukul 04.00 WIB.

Ini sekaligus menindaklanjuti SE Wali Kota Surabaya tanggal 14 Desember 2021. Yang mana, semua aktivitas kegiatan pada malam tahun baru selesai pukul 21.00 WIB.

Sehingga, mobilitas masyarakat bisa diantisipasi. "Dari dasar itu, kami menindaklanjuti untuk SPBU juga tutup pukul 21.00 WIB dan buka lagi pukul 04.00 WIB, seperti malam pergantian tahun 2021," kata Eddy.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved