Breaking News:

Berita Sampang

DPRD Sampang Berencana Panggil Semua Pihak Distribusi Pupuk Bersubsidi, Distributor Siap Memenuhinya

Kelangkaan pupuk juga menjadi pemicu, sebab jumlah kios di Sampang dinilai minim, artinya keberadaannya tidak merata di 180 desa se Kabupaten Sampang.

Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Hanggara Pratama
Distributor pupuk bersubsidi bernama Usaha Tani, berlokasi di Jalan KH. Wahid Hasyim, Sampang, Mukit (70) saat ditemui ke ruangannya, Selasa (4/1/2021) 

Laporan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sampang, Madura berencana melakukan pemanggilan semua pihak terkait soal pendistribusi pupuk subsidi ke para petani di Kota Bahari.

Hal itu dilakukan lantaran adanya aduan terkait dugaan penjualan pupuk subsidi diatas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang dilakukan oleh kios.

Serta kelangkaan pupuk juga menjadi pemicu, sebab jumlah kios di Sampang dinilai minim, artinya keberadaannya tidak merata di 180 desa se Kabupaten Sampang.

Atas dasar pemanggilan tersebut, salah satu Distributor pupuk subsidi di Sampang siap memenuhinya guna persoalan yang saat ini menjadi polemik cepat teratasi.

Distributor pupuk bersubsidi bernama Usaha Tani, berlokasi di Jalan KH. Wahid Hasyim, Sampang, Mukit (70) mengatakan bahwa, sudah menjalankan tugas sesuai tupoksi alias sudah melakukan distribusi sesuai alokasi yang ditentukan kepada 34 kios yang menjadi tanggung jawabnya.

Bahkan pada moment musim tanam seperti ini dirinya lebih jeli dengan lebih intens menanyakan kepada karyawan yang bertugas terkait bukti pendistribusiannya.

“Sejauh ini apa yg dikirim oleh karyawan saya, sesuai dengan pengajuan e-RDKK yang ditentuklan oleh dinas, dan sebagia pengawasan kami pun juga memiliki grup di Medsos yang sifatnya internal, di dalamnya ada pemilik kios,” ujarnya kepada TribunMadura.com, Selasa (4/1/2022)

Namun kata Mukit, tidak menutup kemungkinan di lapangan ada pergerakan lain ‘kecurangan’.

Maka dari itu perlu sebuah penyelesaian agar semua pihak mengetahui akar persoalannya, apakah di distributor atau pihak yang lain.

“Saya sangat setuju dengan adanya pertemuan nanti dengan DPRD Sampang agar dapat diketahui temuan permasalahannya itu berlokasi di mana dan kami tidak ingin saling curiga satu sama lain,” tegasnya.

Sementara sejauh ini, dirinya belum mendapatkan surat atas pemanggilan yang direncakan DPRD setempat, namun untuk wacana pemanggilannya sudah mengetahui melalui media sosial yang ada.

“Kabar pemanggilan itu saya baca di media online dan kebetulan saya juga berkoordinasi dengan dinas pertanian,” pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved