Breaking News:

Berita Jember

Seorang Anak di Jember Meninggal Diduga Dianiaya Ibu Kandung, Warga Curiga Ini

Warga curiga, jika bocah itu meninggal karena sebelumnya mendapatkan tindak kekerasan dari ibu kandung

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Samsul Arifin
istimewa
Ilustrasi 

TRIBUNMADURA.COM, JEMBER - Seorang anak dilaporkan meninggal dunia setelah dipukul ibu kandungnya di Desa Jamintoro Kecamatan Sumberbaru. Anak itu baru duduk di bangku kelas 1 SD berinisial R. 

Dia meninggal dunia pada Selasa (4/1/2022) pukul 02.30 Wib. Namun meninggalnya R dinilai janggal oleh warga sekitar. Bahkan warga curiga, jika bocah itu meninggal karena sebelumnya mendapatkan tindak kekerasan dari sang ibu, IR (27). 

Anak R meninggal dunia di rumah bidan pada Senin (3/1/2022) karena mengalami sesak nafas, dan mual. Keesokan harinya dia meninggal dunia

"Tak lama setelah meninggal, kami mendapat laporan dari Pak Kades, yang mendengar keresahan dan kecurigaan warga sekitar. Ada dugaan bocah ini mengalami tindak kekerasan," ujar Kapolsek Sumberbaru AKP Fatchur Rahman kepada Surya, Rabu (5/1/2022). 

Pukul 02.30 Wib, polisi pun mendatangi lokasi. Dia memeriksa sejumlah orang, termasuk melakukan pemeriksaan terhadap jenazah Reva. 

Baca juga: Ular Kobra Teror Warga Krajan Jember, 3 Orang Tersembur Bisa, Berhasil Dievakuasi Tim Damkar

Orang yang diperiksa termasuk IR. Kepada polisi IR mengaku telah memukul anaknya. Pemukulan dilakukan sekitar empat hari sebelum anak meninggal dunia

"Si ibu mengakui telah memukul si anak. Tapi dia ngakunya mukul di tangan dan kaki," ujar Fatchur. 

Pengakuan IR berbeda dengan hasil otopsi. Petugas medis menemukan luka di kepalanya. Ada empat titik luka benturan di kepala. 

Luka tersebut yang diduga kuat membuat terjadinya pembengkakan dan pendarahan. 

"Hal itu yang menyebabkan si anak sesak nafas, mual, dan muntah, selain memang ada lebam di tangan dan kaki," imbuhnya. 

Karenanya, polisi mengamankan IR. Kini kasus tersebut dilimpahkan ke Unit PPA Polres Jember

"Kami limpahkan ke PPA untuk penanganan lebih lanjut. Ibu juga sudah kami amankan," pungkas Fatchur. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved