Breaking News:

Berita Pamekasan

Bupati Pamekasan Sentil Kinerja Inspektorat, Bermula dari ASN Laporkan Baddrut Tamam ke Polda Jatim

Bupati Baddrut Tamam telah beberapa kali menyentil Kepala Inspektorat Pamekasan, Mohammad Alwi lantaran dianggap tidak tegas

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Samsul Arifin
TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam saat membacakan sumpah jabatan sewaktu melantik ASN yang naik jabatan di Pendopo Peringgitan Dalam Mandhapa Aghung Ronggosukowati. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian 

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam kembali mengingatkan Inspektorat daerah agar bekerja profesional sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

Bupati Baddrut Tamam telah beberapa kali menyentil Kepala Inspektorat Pamekasan, Mohammad Alwi lantaran dianggap tidak tegas menindak aparatur sipil negara (ASN) yang melanggar aturan. 

Pertama, bupati menyentil yang bersangkutan saat pelantikan pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di area Makam Ronggosukowati, Jum'at 24 Desember 2021.

Kedua ketika apel awal tahun 2022 bersama ASN di lapangan Nagara Bhakti Mandhapa Aghung Ronggosukowati pada 4 Januari 2022.

Ketiga saat pelantikan jabatan administrator dan pengawas di Peringgitan Dalam Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Rabu (5/1/2022) kemarin.

Bupati yang akrab disapa Mas Tamam ini mengungkapkan, kebijakan pencabutan tunjangan tambahan penghasilan pegawai (TPP) yang dialihkan untuk kepentingan masyarakat luas di tengah pandemi Covid-19 justru membuat ASN sebagian berkata kasar, berontak, bahkan ada ASN yang melaporkan dirinya ke Mapolda Jawa Timur.

"Pak Alwi (Kepala Inspektorat) dia aja tuh, begitu itu diam aja. Pak itu ada demo, iya (jawabnya), itu pak saya dilaporkan ke Polda, iya (jawabnya). Mestinya dipanggil itu, di-BAP (berita acara pemeriksaan), caranya mestinya begitu, dilaporkan, ini sudah saya panggil pak, ini begini pak, ini begini pak, kita bisa mengambil alternatif yang pertama begini, yang kedua begini, mestinya begitu," tegasnya lagi saat memberikan sambutan.

Baca juga: Silaturrahmi ke Bupati Baddrut Tamam, Kalapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan Bahas Ini

Namun sebaliknya, lanjut bupati, keputusan untuk mencairkan TTP kembali pada tahun 2022 tidak ada satupun ASN yang menyampaikan terima kasih. 

Hal itulah yang membuat dirinya heran kepada para abdi negara tersebut, padahal ASN telah mendapat gaji dari negara, tetapi tidak berpikir untuk memberikan kontribusi kepada kemajuan bangsa dan negara.

"Nah, ini salipannya dimana. Karena kebaikan yang tidak terorganisir, akan dikalahkan oleh kejahatan yang terorganisir. Kalau negara inferior terus, ini tanda-tanda kehancuran," tegasnya.

Sebagaimana diketahui, Inspektorat Daerah merupakan unsur pengawas pemerintahan daerah dipimpin oleh Inspektur yang dalam melaksanakan tugasnya bertanggungjawab kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah.

Inspektorat Daerah mempunyai tugas membantu Bupati membina dan mengawasi pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah dan tugas pembantuan oleh perangkat daerah.

Fungsi Inspektorat Daerah meliputi perumusan kebijakan teknis bidang pengawasan dan fasilitasi pengawasan, pelaksanaan pengawasan internal terhadap kinerja dan keuangan melalui audit, review, evaluasi, pemantauan, asistensi dan kegiatan pengawasan lainnya, pelaksanaan pengawasan untuk tujuan tertentu atas penugasan Bupati.

Kemudian, penyusunan laporan hasil pengawasan, pelaksanaan administrasi Inspektorat Daerah, dan pelaksanaan tugas lain yang diberikan Bupati terkait dengan tugas dan fungsinya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved