Breaking News:

Berita Sumenep

Diduga Gunakan Ijazah Palsu, Kades Guluk-Guluk Sumenep Dilaporkan ke Polisi, Warga Minta Keadilan

Kades Guluk-Guluk Sumenep ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan kasus penggunaan ijazah palsu.

TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Audensi di Polres Sumenep soal kasus tersangka Kades Guluk-Gukuk, Akhmad Wa'il, Jumat (7/1/2022). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Masyarakat mendesak polisi untuk penjarakan Kades Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, yang sudah terpilih pada Pilkades Serentak 2021.

Kades Guluk-Guluk, Akhmad Wa'il sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polres Sumenep tertanggal 18 Juni 2021 lalu dalam dugaan kasus penggunaan ijazah palsu.

"Kami datang ke Polres Sumenep untuk pertanyakan dugaan penggunaan ijazah palsu itu," kata Ketua Forum Masyarakat Desa Guluk-Guluk (FMDG) Sumenep, Ahmad Subli usai gelar Audensi dengan Polres Sumenep, Jumat (7/1/2022).

"Kan sudah jadi tersangka dan harusnya segera dong kerja kepolisian ini," sambung dia.

Ahmad Subli menyebut, Polres Sumenep hingga kini belum menuntaskan kasus dugaan pemalsuan ijazah mantan Kades Guluk-Guluk dan yang saat ini sudah terpilih sebagai kepala desa tersebut.

"Isu yang beredar kepolisian ini kemasukan angin dalam penyelesaian kasus ini, ketimbang kami menduga-duga soal itu makanya kami datang langsung ke Polres Sumenep untuk pertanyakan itu," katanya.

Setelah hal itu ditanyakan langsung ke Polres Sumenep, katanya, tidak benar dan soal kasus dugaan ijazah palsu yang sudah jadi tersangka itu ditargetkan dalam waktu 30 hari kedepan.

Berkas kasus tersebut katanya, sudah dilimpahkan ke- Kejaksaan dan dilimpahkan kembali ke Polres Sumenep untuk dilengkapi.

"Dalam kasus pemalsuan ijazah yang terkesan lamban itu, polis berjanji akan segera diselesaikan dalam waktu satu bulan atau 30 hari kedepan," ucapnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved