Breaking News:

Berita Sumenep

Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Dugaan Korupsi Kantor Dinkes ke Polres Sumenep, Ini Alasannya

Jaksa Peneliti mengembalikan berkas perkara dugaan tindak pidana korupsi pembangunan Gedung Dinkes Sumenep.

TRIBUNMADURA/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Kejari Sumenep, Kamis (5/12/2019). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Berkas perkara dugaan tindak pidana korupsi pembangunan Gedung Dinkes Sumenep dikembalikan.

Jaksa Peneliti (JP) yang ditunjuk melakukan penelitian kasus dugaan tindak pidana korupsi telah mengembalikan 3 berkas perkara tersebut kepada penyidik Polres Sumenep.

Kepala Kejaksaan Negeri Sumenep, Adi Tyogunawan mengatakan, pengembalian tiga berkas kasus tindak pidana korupsi tersebut dilakukan bukan tidak beralasan.

Ia menyebut, ada beberapa poin berkas masih belum dipenuhi dari hasil penelitian berkas tersebut.

"Berdasarkan hasil penelitian itu masih belum dipenuhinya petunjuk Jaksa Peneliti dan juga hasil diskusi bersama antara penyidik dengan Penuntut Umum," lata Adi Tyogunawan pada TribunMadura.com, Jumat (7/1/2022).

Sebagamana diketahui katanya, bahwa sebelumnya pada tanggal 27 Desember 2021 penyidik telah mengirimkan kembali 3 berkas perkara ke Penuntut Umum.

Namun lanjutnya, setelah dilakukan penelitian masih ada petunjuk yang belum dipenuhi.

"Terlampir kami sampaikan surat kami kepada Penyidik dan tanda terima penyerahan berkasnya," katanya.

Untuk diketahui sebelumnya, Polres Sumenep sudah menetapkan tiga orang sebagai tersangka.

Namun, berkas bolak-balik Kejaksaan dan Polres. Proyek pembangunan gedung dinkes dianggarkan pada 2014.

Pada saat itu pemerintah menganggarkan Rp 4,5 miliar melalui anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

Lalu, pada tahun 2015 dilaporkan ke polisi lantaran diduga ada penyelewengan.

Pada Tahun 2019 lalu, Korps Bhayangkara menetapkan dua orang sebagai tersangka. Yakni, dari pelaksana proyek berinisial IM dan konsultan pengawas NM.

Pada November 2020, Polres Sumenep kembali menetapkan satu orang tersangka. Tiga tersangka itu tidak ada yang ditahan.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved