Breaking News:

Berita Jember

Ibu Rumah Tangga di Jember yang Aniaya Anak Kandung hingga Meninggal Dunia, Resmi Jadi Tersangka

Penetapan tersangka terhadap IR setelah polisi menggelar perkara itu di internal penyidik Unit PPA Satreskrim Polres Jember

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Samsul Arifin
t-nation.com
ilustrasi 

TRIBUNMADURA.COM, JEMBER - Polisi menetapkan ibu rumah tangga asal Desa Jamintoro Kecamatan Sumberbaru, IR (27) sebagai tersangka penganiayaan terhadap anak, dan tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Penetapan tersangka terhadap IR setelah polisi menggelar perkara itu di internal penyidik Unit PPA Satreskrim Polres Jember.

Seperti diberitakan sebelumnya, polisi mengamankan IR karena diduga kuat menganiaya anaknya Reva Saputri (6) yang menyebabkan bocah itu meninggal dunia.

Kepala Unit PPA Satreskrim Polres Jember Iptu Dyah Vitasari mengatakan, ada kesesuaian antara pengakuan IR dengan hasil visum terhadap jenazah Reva. Tim medis yang memeriksa jenazah Reva menemukan adanya luka akibat benda tumpul di kepala, tangan, dan kaki.

"Luka di kepala akibat dipukul memakai gayung, itu diakui oleh tersangka. Sedangkan di tangan dan kaki terdapat lebam, itu karena dipukul memakai gagang sapu lidi," ujar Vita, Sabtu (8/1/2022).

Pukulan itu membuat si anak sakit. Dia mengalami muntah, dan sesak nafas. Bocah itu meninggal dunia ketika dirawat di sebuah rumah bidan.

Baca juga: Seorang Anak di Jember Meninggal Diduga Dianiaya Ibu Kandung, Warga Curiga Ini

Meninggalnya Reva menimbulkan kecurigaan dari warga sekitar. Apalagi, warga menemukan adanya luka di tubuh Reva. Tidak lama dari kematian Reva, kepala desa melapor ke polisi.

Polisi pun melakukan penyelidikan, hingga akhirnya IR menjadi tersangka. Polisi menjerat IR memakai UU Perlindungan Anak, subsider UU Penghapusan KDRT. Ancamannya adalah 15 tahun penjara.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved