Berita Trenggalek

Diterpa Angin Kencang, Pohon Tumbang di JLS Trenggalek Timpa Pengguna Jalan, Korban Alami Luka

Kejadian tersebut terjadi di Jalur Lintas Selatan (JLS) yang masuk wilayah Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, Selasa (11/1/2022) malam

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Samsul Arifin
ISTIMEWA/TRIBUNMADURA.COM
Pohon trembesi yang tumbang akibat angin kencang JLS Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Selasa (11/1/2022) malam. 

TRIBUNMADURA.COM, TRENGGALEK - Seorang penguna jalan mengalami luka-luka akibat tertimpa dahan pohon yang tumbang di Kabupaten Trenggalek.

Korban bernama Bibit (55), warga Desa Prigi, Kecamatan Watulimo itu harus dilarikan ke fasilitas kesehatan akibat luka yang dialami.

Kejadian tersebut terjadi di Jalur Lintas Selatan (JLS) yang masuk wilayah Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, Selasa (11/1/2022) malam.

Wilayah pesisir itu diguyur hujan mulai siang hingga malam hari.

Pada malam harinya, intensitas hujan meningkat dan disertai dengan angin kencang.

"Sehingga mengakibatkan pohon trembesi tumbang melintang ke badan jalan," kata Sekretaris BPBD Kabupaten Trenggalek Tri Puspitasari, Rabu (12/1/2022).

Baca juga: Sudah Ada 40 Kasus Dirawat Sejak Musim Penghujan, Warga Trenggalek Diminta Waspada Demam Berdarah

Di saat yang bersamaan dengan robohnya pohon, kata Puspitasari, Bibit yang mengendarai sepeda motor melintas di lokasi.

Ia pun seketika terjatuh dari kendaraannya akibat tetimpa batang dan dahan pohon yang roboh.

Puspitasari menjelaskan, warga tersebut mengalami beberapa luka di area kepala.

"Menurut laporan yang kami terima, bibir bagian atas robek kurang lebih 20 sentimeter dan hidung patah," sambungnya.

Korban awalnya diantar ke Puskesmas Watulimo, Kabupaten Trenggalek. Namun karena luka yang dialami cukup berat, ia pun dirujuk ke RS Muhammadiyah Bandung di Kabupaten Tulungagung.

Selain itu, kendaraan yang dikendarai korban juga rusak. Kerusakan utamanya berada di sisi depan sepeda motor.

Di sisi lain, warga bersama TRC dan relawan BPBD, TNI, bersama polisi membersihkan batang dan pohon trembesi yang ambruk.

Hal itu segera dilakukan agar JLS bisa segera dilewati oleh kendaraan. Apalagi, posisi robohnya pohon melintang dan menutup sebagian ruas jalan.

"Proses pembersihan pohon roboh memakan waktu sekitar satu jam, dan selesai malam itu juga. Sehingga jalan JLS bisa kembali lancar dilalui," ujarnya.

BPBD Kabupaten Trenggalek juga menimbau masyarakat untuk berhati-hati dan mewaspadai bencana yang mungkin terjadi di saat musim penghujan.

Saat musim seperti ini, wilayah Kabupaten Trenggalek memiliki beberapa kerawanan bencana dampak hidrometeorologi dan la nina. Termasuk juga risiko angin kencang.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved