Serie A Liga Italia
AC Milan Punya Opsi Lini Depan Melimpah, Tapi Nama ini Hampir Terlupakan, Bisa Bantu Brahim Diaz?
Stefano Pioli bisa memilih opsi pemain ini untuk membantu lini depan dari AC Milan, catatan penampilannya cukup oke
TRIBUNMADURA.COM - Opsi lini depan yang dimiliki AC Milan tergolong melimpah.
Bahkan dari banyaknya pilihan itu, pelatih AC Milan Stefano Pioli mungkin bisa memainkan beberapa opsi trisula atau metode lainnya.
Sebut saja Zlatan Ibrahimovic, Ante Rebic, Rafael Leao hingga Brahim Diaz bisa mengisi skema trisula yang digunakan Stefano Pioli.
Sebenarnya ada nama yang cukup menarik untuk menjadi pilihan.
Nama tersebut adalah sosok winger AC Milan yang menempati posisi penyerang AC Milan, Junior Messias.
Didatangkan dari Crotone secara pinjaman dengan opsi pembelian, Junior Messias tidak langsung mendapatkan tempat di tim utama.
Baca juga: AC Milan vs AS Roma, Tim Asuhan Stefano Pioli Ditunggu 1 Rekor, Bila Berhasil Jinakkan Serigala Roma
Ia memang baru bermain 10 laga di Liga Italia musim ini, masalah cidera otot paha dan kebugaran menjadi alasan.
Tetapi, penampilannya tidak pernah mengecewakan sejauh ini ia mencetak 3 gol di Liga Italia.
Salah satu penampilan terbaiknya adalah ketika AC Milan menghadapi AS Roma.
Turun selama 90 menit, Junior Messias berulang kali menekan jantung pertahanan AS Roma untuk membuka ruang.
Selain itu, pergerakan tanpa bolanya juga mempermudah Brahim Diaz untuk masuk ke daerah kotak penalti.
Salah satu momen pentingnya adalah ketika dengan cerdik ia memperdaya Roger Ibanez dan bekerjasama dengan Olivier Giroud untuk memecah pertahanan AS Roma.
Sejatinya, ini adalah transfer terbaik bagi AC Milan di bursa transfer musim panas.
Sebagai catatan, AC Milan punya peluang besar untuk mendatangkan James Rodriguez dan Isco, sebelum berpaling ke Junior Messias.
Baca juga: Skuadnya AC Milan Komplit, Tapi Stefano Pioli Sebut Butuh Bek Jadi Suksesor Kjaer, ini Cirinya
Messias adalah pemain dengan dribble terbanyak di Liga Italia musim lalu bersama Rodrigo de Paul yang hengkang ke Atletico Madrid dengan 122 diribble sepanjang musim.
Maka jangan heran ketika Stefano Pioli melihat potensinya dan memainkan pemain berusia 30 tahun ini sebagai penyerang sayap.
Di laga menghadapi Napoli misal, ia mengalahkan 3 pemain dalam duel lari sebelum menceploskan bola ke gawang tuan rumah di San Paolo.
Statistik lainnya juga menggambarkan potensi serangan AC Milan yang bisa lebih berbahaya dengan datangnya Messias.
Messias selalu bergerak, mencari ruang sebelum melakukan duel-duel udara dengan pemain lawan.
Musim lalu, di laga menghadapi Cagliari, ia dengan cerdas menempatkan posisi di garis tipis dengan pemain belakang lawan sebelum akhirnya mencetak gol.
Selain itu, Messias juga multi posisi, ia bisa bermain sebagai penyerang nomor 9 atau gelandang nomor 10.
Bahkan dalam kesempatan tertentu seperti kala melawan Atletico Madrid, Junior Messias dengan cerdik menempatkan posisinya sebagai gelandang bertahan di belakang Brahim Diaz saat itu.
Ia bisa menjaga kedalaman dan bermain lebih defensif ketika dibutuhkan.
Usianya memang tidak muda, tetapi ia masih sangat berguna untuk AC Milan, dan secara skema sangat masuk dengan taktik Pioli.
Ini adalah langkah luar biasa bagi Junior Messias, dari penjual Televisi hingga kini akhirnya memenuhi mimpinya untuk tampil di Televisi.
(Tribunnews.com/Gigih)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Junior Messias, Winger Tajam AC Milan, Senjata Rahasia Pioli, Mudahkan Brahim Diaz dan Ibrahimovic,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/pemain-depan-ac-milan-junior-messias-yang-bisa-jadi-opsi-lini-depan-ac-milan.jpg)