Breaking News:

Berita Surabaya

Upaya Pemkot Surabaya Atasi Banjir, Cak Eri Bangun Crossing Saluran Air di Sejumlah Jalan Protokol

Selama ini, aliran air hanya mengandalkan pompa Kalidami Nyatanya, hal ini belum mampu mencegah genangan

Penulis: Bobby Koloway | Editor: Samsul Arifin
TRIBUNMADURA.COM/BOBBY KOLOWAY
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meninjau sejumlah saluran air di Surabaya. 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Timbulnya genangan di sejumlah ruas jalan protokol Surabaya akhir pekan lalu membuat Pemkot bergerak cepat. Pemkot membangun crossing saluran air tahun ini.

Di antara yang menjadi perhatian adalah sejumlah saluran di Surabaya pusat. Di antaranya, di Jalan Kayoon, Jalan Embong Kenongo (Trillium), Jalan Karimun Jawa, serta Jalan Gubernur Suryo.

Berdasarkan penjelasan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, sejumlah saluran itu masih belum terkoneksi satu sama lain. Ini mengakibatkan air tak bisa mengalir dengan lancar dan menimbulkan genangan.

Oleh karena itu, harus ada crossing yang akan menghubungkan masing-masing saluran. "Kami akan memastikan saluran terkoneksi dan kedua (pengerjaan) harus sudah masuk dalam anggaran," kata Wali Kota Eri.

Selama ini, aliran air hanya mengandalkan pompa Kalidami. Nyatanya, hal ini belum mampu mencegah genangan.

Apalagi dengan intensitas hujan sekarang yang lebih tinggi dari tahun-tahun sebelumnya."Jalan Basuki Rahmat, Panglima Sudirman, dan Dharmawangsa tidak akan pernah mampu (menampung air)," katanya. 

Baca juga: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Blusukan, Terjang dan Pantau Banjir di Sejumlah Kawasan Tergenang

"Apalagi, kalau airnya juga ditambah dari Jalan Biliton. Meskipun, ada screw di (pompa) di Kalidami," terangnya.

Rencananya, aliran air di kawasan tersebut akan dibagi. Sehingga, tak hanya menuju ke Kalidami tapi juga ke Sungai Kalimas.

Salah satu upaya yang dilakukan yakni dengan membangun crossing saluran di kawasan Karimun Jawa untuk memecah aliran air tersebut.

"Maka, salah satunya jalan air ini dipecah sehingga tidak hanya lari ke sana (Kalidami) semua. Nah, yang di Jalan Biliton saya tarik ke arah depannya Siloam (Sungai Kalimas). Kami tambah  pompa agar masuk ke sana," ujarnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved