Breaking News:

Berita Situbondo

Diterpa Angin Kencang Bangunan Madrasah Diniyah di Situbondo Ambrol, Beruntung tak Ada Kegiatan

Untungnya, saat kejadian tidak ada aktivitas kegiatan belajar mengajar, sehingga tidak ada korban

Penulis: Izi Hartono | Editor: Samsul Arifin
TRIBUNMADURA.COM/IZI HARTONO
Kondisi atap bangunan sekolah madrasah diniyah Nurul Huda di Situbondo ambruk diterpa angin kencang. 

TRIBUNMADURA.COM, SITUBONDO - Setelah diguyur hujan lebat yang disertai angin kencang, atap ruang kelas  sekolah Madrasah Diniyah Nurul Huda, di Desa Landangan, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo, ambruk.

Untungnya, saat kejadian tidak ada aktivitas kegiatan belajar mengajar. Sehingga insiden ambruknya atap bangunan sekolah itu tidak ada siswa yang jadi korban.

Kepala Pelaksana BPBD Situbondo, Zainul Arifin membenarkan ambruk atap bangunan sekolah itu.

Padahal, kata Zainul, berdasarkan keterangan pengurus yayasan sekolah, untuk aktivitas belajar dimulai sekitar pukul 13.00 WIB hingga 15.00 WIB.

"Waktu kejadian para siswa sudah pulang dan ruangan itu dalam keadaan kosong," ujar Zainul Arifin.

Baca juga: Terungkap, Motif Suami Akhiri Hidup Istrinya di Situbondo, Cemburu Karena Jadi Bidan

Dugaan sementara, kata Zainul, atap ruang kelas sekolah itu, karena kayu bangunan tidak kuat menahan beban saat diguyur hujan lebat.

Siswa yang sekolah di madrasah diniyah itu,  saat ini dari kelas satu hingga kelas empat jumlah seluruhnya mencapai sebanyak 75 orang siswa.

"Jadi saat aktivitas belajar mengajar digunakan hanya dua ruang,"katanya.

Akibat ambruknya atap sekolah, pihak yayasan mengalami kerugian mencapai sebesar puluhan juta.

"Taksiran awal kerugiannya sebesar Rp 50 juta," pungkasnya. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved