Breaking News:

Berita Pamekasan

Satu Nama Bacawabup Pamekasan Undurkan Diri, Nama Penggantinya Tunggu Usulan Bupati

Sebab dari lima nama yang sudah digodok di tim koalisi pasangan Berbaur, satu bacawabup mengundurkan diri dari bursa bacawabup

Penulis: Muchsin Rasjid | Editor: Samsul Arifin
TRIBUNMADURA.COM/MUCHSIN RASJID
Pendopo Wakil Bupati Pamekasan, di Jl Jokotole, Pamekasan, yang juga sebagai Pendopo Budaya. Sudah setahun, Wabup Pamekasan masih kosong. 

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN – Hingga saat ini, partai pengusung dan partai koalisi pasangan Berbaur (Baddrut Tamam – Raja’e) Pamekasan, belum menyetorkan  nama-nama Bakal Calon Wakil Bupati (Bacawabup) Pamekasan, kepada Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam, untuk diajuakan ke Panitia Pemilhan (Panlih) Penggantian Antarwaktu (PAW) Wakil Bupati (Wabup) Pamekasan.

Sebab dari lima nama yang sudah digodok di tim koalisi pasangan Berbaur, satu bacawabup mengundurkan diri dari bursa bacawabup, yakni Fandi Ahmad, politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Sampang. Sehingga tim koalisi masih menunggu lagi satu nama bacawabup, pengganti Fandi Ahmad untuk digodok dan didalami.

Sementara empat nama yang sudah digodok dan siap diajukan ke bupati itu, yakni  Fattah Jasin, mantan Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur, yang juga mantan Pejabat Bupati Pamekasan. Kemudian Heru Budi Prayitno, Sekretaris DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Pamekasan. Selanjutnya, Taufikurrahman, Ketua DPC Gerindra Pamekasan. Lalu, Mohammad Alim, dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Pamekasan.

Heru Budi Prayitno, juru bicara tim koalisi pasangan Berbaur Pamekasan,kepada Surya, Jumat (14/1/2022) mengatakan, nama-nama  Bacawabup Pamekasan, masih belum disetor ke bupati. Saat ini masih dalam tahap pengisian formulir persyaratan dari partai koalisi. Sementara formulir khusus dari panlih yang harus diisi masing-masing calon, panlih masih belum menyerahkan formulirnya.

Baca juga: Antisipasi Tersebarnya Varian Omicron, Pemkab Pamekasan akan Gelar Vaksinasi Berhadiah Motor

“Nah, isian formulir itu kami serahkan ke masing-masing bakal calon untuk diisi, yang kemudian setelah formulir itu diisi, lalu formulir disetorkan kembali ke partai koalisi,” ungkap Heru, yang mengaku nanti penyetoran nama ke bupati itu akan dilakukan sebelum batas akhir, Selasa (25/1/2022).

Menurut Heru, dimasukkannya Fattah Jasin, dari ekternal dalam Bacawabup Pamekasan, karena sesuai dengan permintaan bupati, calon pendampingnya nanti diharapkan orang yang mengerti birokrasi. Kebetulan Fattah Jasin, mantan Kepala Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) Pamekasan, yang dinilai sebagai pakar di bidang pemerintahan.

Dikatakan, karena dari lima nama bacabup, satu orang mengundurkan diri dari bursa bacawabup, maka sekarang tinggal empat orang. Sehingga untuk mengganti satu orang yang mengundurkan diri itu, masih menunggu satu nama lagi. Nama orang itu belum bisa disebut, karena nama itu, nanti diajukan bupati ke partai pengusung untuk didalami.

Dijelaskan, ketiga nama dari internal pengusung yang akan disetor ke bupati, sesuai aturan mekanisme, partai koalisi diperbolehkan mengajukan nama. Begitu juga bupati, aturannya diperbolehkan menyetorkan nama kepada partai koalisi. “Jadi partai koalisi itu boleh mengajukan nama orang lain, termasuk juga bupati bisa mengajukan nama orang lain,” kata Heru.

Ketika ditanya alasan Fandi Ahmad mengundurkan diri, Heru tidak tahu pasti. Karena Fandi Ahmad menyampaikan penguduran dirinya itu bukan ke tim koalisi, tetapi menemui langsung bupati. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved