Breaking News:

Berita Madiun

Covid-19 Varian Omicron Terdeteksi di Madiun, 2 Orang Suspek Saat Tracing, Ini Riwayat Perjalanannya

Satu warga Kabupaten Madiun dinyatakan positif Covid-19 dan diduga varian Omicron.

UNSPLASH/fusion_medical_animation
ILUSTRASI - Covid-19 varian Omicron sudah terdeteksi di Kabupaten Madiun 

TRIBUNMADURA.COM, MADIUN - Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun telah melakukan tracing setelah seorang perempuan warga Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, terinfeksi Covid-19 varian Omicron.

Kepala Bidang Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, Anis Jaka mengatakan, sudah ada 18 orang yang dilakukan test antigen.

Hasilnya, kata dia, ada dua orang lagi yang terdeteksi positif Covid-19 saat exit test.

"Begitu ada yang positif Covid-19, langsung dilakukan tracing kepada keluarga yang terdekat yang kontak erat," ucap Anis, Jumat (14/1/2022).

Pada saat entry test, keluarga dekat yang kontak erat dinyatakan negatif.

Namun, setelah lima hari, saat exit test dilakukan Jumat (14/1/2022), terdeteksi 2 orang positif Covid-19.

"Dari 18 orang, yang positif 2 orang saat exit test yaitu orang tua dan (calon) suaminya," lanjutnya.

Keduanyapun ikut dievakuasi ke RSUD Dolopo untuk menjalani isolasi.

Anis mengatakan, kedua pasien terakhir belum pasti terjangkit Covid-19 varian Omicron karena belum dilakukan Whole Genome Sequencing (WGS).

"Nanti terserah rumah sakit, apakah akan dilakukan sequencing atau tidak," tutur dia.

"Namun kemungkinan besar dua pasien terakhir suspek omicron karena kontak erat," tambah Anis.

Anis menjelaskan, SOP perawatan pasien Covid-19 varian omicron ataupun bukan, tidak jauh berbeda.

Hanya saja, tenaga kesehatan harus lebih disiplin dalam menggunakan APD dan menerapkan protokol kesehatan lantaran varian Omicron lebih mudah menular dibandingkan varian lainnya.

"Untuk gejalanya ringan. Bahkan pasien yang terjangkit Omicron hari ini sudah tidak merasakan gejala. Cuma kemarin agak pilek saja," terang Anis

"Kalau dilihat pasien ini juga sudah mendapatkan vaksin dosis pertama dan kedua saat di Hongkong," lanjutnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved