Breaking News:

Berita Malang

Semua Sekolah di Kota Batu Mulai PTM 100 Persen Pekan Depan, Wajib Terapkan Protokol Kesehatan

Sekolah mulai jenjang PAUD hingga SMP di Kota Batu akan melaksanakan pembelajaran tatap muka 100 persen.

TRIBUNMADURA.COM/HABIBUR ROHMAN
ilustrasi - Kegiatan Pembelajaran Tatap Muka di salah satu Sekolah 

TRIBUNMADURA.COM, BATU - Pembelajaran tatap muka 100 persen di Kota Batu akan dilaksanakan pada Senin (17/1/2022) pekan depan.

Sekolah mulai jenjang PAUD hingga SMP di Kota Batu akan melaksanakan pembelajaran tatap muka 100 persen dengan memperhatikan protokol kesehatan.

Kebijakan itu digulirkan setelah turunnya Surat Edaran (SE) Wali Kota Batu Nomor 420/ 63 /422.101/2022. SE itu menindaklanjuti surat keputusan bersama (SKB) empat menteri tentang panduan penyelenggaraan pembelajaran di masa pandemi Covid-19.

"Sesuai yang tertulis di SE tersebut, PTM 100 persen berlaku setiap hari, artinya peserta didik bakal masuk setiap hari. Lalu durasi maksimal pembelajarannya dibatasi selama enam jam," kata Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso.

Para peserta didik dan pendidik wajib menerapkan prokes ketat. Di antaranya menggunakan masker sesuai ketentuan yaitu menutup hidung, mulut dan dagu.

Lalu menghindari kontak fisik dan tidak saling meminjam peralatan atau perlengkapan belajar antar peserta didik.

"Selain itu, para para peserta didik juga dilarang saling berbagi makanan dan minuman. Serta tidak makan dan minum bersama secara berhadapan dan berdekatan. Lalu ketika bersin dan batuk juga harus menerapkan etika yang baik," ujarnya.

Peserta didik yang diizinkan masuk juga tidak boleh memiliki gejala Covid-19. Termasuk juga orang yang serumah dengannya. Kantin yang ada di dalam lingkungan sekolah, belum diperbolehkan buka selama PTM.

Sedangkan untuk para pedagang yang berada di luar gerbang sekolah akan diatur oleh masing-masing sekolah.

Lalu untuk kegiatan ekstrakurikuler dan olahraga di dalam ruangan, dilaksanakan sesuai dengan peraturan pembelajaran di ruang kelas dengan menerapkan prokes ketat.

Disisi lain, ketika terdapat surveilans epidemiologi menunjukkan angka positivity rate warga satuan pendidikan terkonfirmasi Covid-19 sebanyak lima persen. Maka PTM pada satuan pendidikan tersebut harus dihentikan dan dialihkan menjadi pembelajaran jarak jauh selama 14 hari.

Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kota Batu, Hariadi menyampaikan, setelah turunnya SE tersebut pihaknya akan mensosialisasikan PTM 100 persen kepada setiap satuan pendidikan di seluruh Kota Batu.

Sebelumnya, pihaknya juga sudah melakukan persiapan menyongsong PTM 100 persen. Hasilnya hampir seluruh SMP di Kota Batu siap menggelar PTM 100 persen.

"Sistem pembelajaran saat ini masih berjalan terbatas. Lama pembelajaran dalam setiap harinya berlangsung selama 6 jam dengan kapasitas peserta didik 50 persen dan penerapan prokes ekstra ketat," jelas Hariadi. (Benni Indo)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved