Berita Kota Malang

Diduga Alami Kebocoran Tabung Elpiji, Kafe di Kota Malang Ini Nyaris Terbakar

kejadian kebakaran itu terjadi pada Sabtu (15/1/2022) malam di Cafe Bukit Delight, Jalan Joyo Agung, Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru,

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Samsul Arifin
ISTIMEWA/TRIBUNMADURA.COM
Anggota UPT PMK Kota Malang saat melakukan pengecekan lokasi kebakaran yang terjadi di Cafe Bukit Delight, Jalan Joyo Agung, Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang pada Sabtu (15/1/2022) malam 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Akibat tabung elpiji mengalami kebocoran, sebuah dapur kafe di Kota Malang nyaris hangus terbakar.

Dari informasi yang dihimpun TribunJatim.com, kejadian kebakaran itu terjadi pada Sabtu (15/1/2022) malam di Cafe Bukit Delight, Jalan Joyo Agung, Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Kepala UPT Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Malang, Teguh Budi Wibowo mengatakan, kejadian kebakaran itu terjadi sekitar pukul 20.45 WIB.

"Saat itu, kami mendapatkan laporan dari masyarakat. Tentang adanya kejadian kebakaran di bagian kafe dapur. Berbekal laporan tersebut, kami pun langsung meluncur ke lokasi kejadian," ujarnya kepada TribunJatim.com, Minggu (16/1/2022).

Dirinya menjelaskan, pihaknya mengerahkan 15 personel dan 3 mobil pemadam dalam kejadian kebakaran tersebut.

Namun sesampainya di lokasi, ternyata api telah dipadamkan oleh para pegawai kafe.

"Saat kami sampai, api telah padam. Tetapi, kita tetap melakukan pengecekan di lokasi kejadian. Untuk memastikan api tidak muncul kembali," jelasnya.

Baca juga: Kaca Lampu Hias di Koridor Kayutangan Heritage Kota Malang Pecah, Padahal Belum Sebulan Dipasang

Akibat kejadian tersebut, dua pegawai kafe mengalami luka ringan. Sedangkan area dapur, mengalami kerusakan ringan.

"Untuk luas area dapur yang terdampak kebakaran, sekitar 2 x 3 meter persegi. Sedangkan untuk korbannya, bernama Yusuf (25) dan Rian (28), keduanya mengalami luka bakar ringan dan dibawa ke klinik kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan medis," terangnya.

Teguh mengungkapkan, kebakaran itu terjadi karena tabung gas elpiji mengalami kebocoran.

"Menurut penuturan saksi mata, titik api berawal dari kebocoran gas elpiji. Sehingga, api langsung membesar dan membakar bagian dapur hingga melukai dua orang pegawai kafe," ungkapnya. 

Dalam kesempatan tersebut, Teguh mengimbau kepada masyarakat untuk tetap berhati hati saat menyalakan kompor.

"Selalu cek kondisi kompor, selang regulator dan elpiji dalam kondisi baik. Jangan panik bila tercium bau gas elpiji yang cukup menyengat. Buka jendela atau pintu dan jangan menyalakan apapun. Lepas regulator kemudian bawa elpiji ke luar rumah. Biarkan gas elpiji yang berbau menyengat itu hilang dengan sendirinya," tandasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved