Viral Video TikTok Makam Upin dan Ipin di Malaysia, Benarkah Animasi Upin Ipin dari Kisah Nyata?

Pada video itu, dinyatakan bahwa makam tersebut merupakan makam Upin dan Ipin di Malaysia. Simak faktanya berikut ini

Editor: Aqwamit Torik
Youtube dan TikTok
Beredar video makam bertuliskan Upin dan Ipin, benarkah animasi Upin dan Ipin diambil dari kisah nyata? 

TRIBUNMADURA.COM - Sebuah video viral di TikTok menunjukkan dua makam yang bertuliskan Upin dan Ipin di batu nisan.

Di dalam video juga disertakan caption mengenai maksud video tersebut.

Pada video itu, dinyatakan bahwa makam tersebut merupakan makam Upin dan Ipin di Malaysia.

Yang bertuliskan nama Upin yang meninggal tahun 1995 dan Ipin yang wafat tahun 1996.

Diduga makam tersebut adalah tokoh kartun Upin dan Ipin dalam dunia nyata yang sebenarnya.

Video yang diunggah oleh akun TikTok @ABI_ALONK_3110 itu sudah ditonton lebih dari 32,5 juta kali dan dikomentari lebih dari 72 ribu kali.

Baca juga: VIDEO Klarifikasi Fizi Minta Maaf, Setelah Ucapannya Lukai Hati Upin dan Ipin dan Trending Twitter

Alonk merekam dua buah makam berwarna biru tersebut di sebuah pemakaman.

"Pantes gak pernah gede, ternyata cerita berdasarkan khayalan Opah 10 tahun yang lalu," tulisnya dikutip dari Kompas.com, Minggu (16/1/2022).

Dalam balasan komentar, Alonk mengatakan dia mendapatkan video kuburan itu dari temannya di Malaysia.

"Maaf ya gaes jadi rame, video ini alonk dapat dari teman yang juga orang Malaysia.

Katanya, ini berdasarkan kisah dari nenek di sana yang diungkap ke dalam animasi," ungkap Alonk.

Untuk diketahui animasi Upin dan Ipin diciptakan oleh Burhanuddin Radzi dan Ainon Ariff.

Burhanuddin sempat mengenyam pendidikan di Indonesia yakni di Institut Teknologi Bandung (ITB).

Burhanuddin mendapatkan kesempatan dalam pengembangan industri animasi oleh Pemerintah Malaysia pada 2005.

Dia akhirnya membuat produser animasi bernama Les' Copaque dan menayangkan Upin dan Ipin pada 2007 untuk pertama kali.

Dalam laporan Kompas.com, penulis Upin dan Ipin yakni Ainon Ariff bertujuan untuk menyambut Ramadan dan mendidik anak-anak mengenai arti dan pentingnya bulan suci itu.

Animo penonton yang tinggi hingga 1,5 juta orang di Malaysia membuat animasi ini terus berlanjut penayangannya.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribun Jateng

Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved