Berita Mojokerto

Sekolah Dasar di Mojokerto Terendam Banjir Akibat Luapan Sungai, Kegiatan Siswa Terpaksa Dihentikan

Sekolah Dasar di Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto terendam banjir. Kegiatan pembelajaran tidak efektif.

TRIBUNMADURA.COM/MOHAMMAD ROMADONI
Sekolah SD di Desa Modongan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, terendam banjir, Jumat (21/1/2022). 

TRIBUNMADURA.COM, MOJOKERTO - Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Desa Modongan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, terendam banjir yang terjadi setelah luapan air sungai.

Air sungai meluber akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Mojokerto semalaman itu juga merendam Puskesmas Pembantu (Pustu) di Desa Modongan dan jalan alternatif Sooko - Trowulan.

Guru SDN Modongan, Ainun Sholiha mengatakan, hujan deras sejak siang hingga malam itu mengakibatkan sungai meluap hingga merendam sekolahnya.

"Hujan semalam deras sehingga air sungai yang ada di depan sekolah meluap mengenangi halaman sekolah," ungkapnya, Jumat (21/1/2022).

Menurut dia, sungai di depan sekolah seringkali meluap ketika terjadi hujan deras yang berlangsung lama.

Banjir berdampak terhadap kegiatan di seorang lantaran ketinggian air yang merendam halaman sekitar 15 sentimeter hingga 20 sentimeter.

"Penyebabnya sungai di depan sekolah kalau hujan deras pasti meluap ya terpaksa kegiatan seperti olahraga ditiadakan," terangnya.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto, Djoko Supangkat menjelaskan, sungai di Desa Modongan, Kecamatan Sooko merupakan Sungai Avour yang beralih fungsi dari irigasi menjadi drainase.

"Dulu sungai merupakan irigasi namun sekarang beralih fungsi drainase yang tak mampu menampung debit air apalagi saat hujan deras dalam tempo yang lama," jelasnya.

Djoko menyebut, sungai meluap lantaran tidak mampu menampung air saat terjadi hujan deras dalam durasi lama sehingga meluber merendam sekolah.

Selain itu, sungai meluber lantaran aliran tersumbat sampah.

"Memang dulu pernah dilakukan normalisasi namun sekarang kondisinya seperti itu lagi nanti kita kordinasikan terkait normalisasi sungai di Desa Modongan," pungkasnya. (don/ Mohammad Romadoni).

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved