Berita Madiun

Khusus Warga Kabupaten Madiun, Lapor Keamanan Bisa Telepon Nomor HP Kapolres Madiun di Bawah ini

Masyarakat dapat menghubungi nomor HP Kapolres Madiun AKBP Anton Prasetyo 0823-6777-2003.

TRIBUNMADURA.COM/SOFYAN CANDRA ARIF SAKTI
Masyarakat bisa melapor ke nomor HP Kapolres Madiun AKBP Anton Prasetyo 

TRIBUNMADURA.COM, MADIUN - Kapolres Madiun, AKBP Anton Prasetyo menyebarkan nomor HP kepada masyarakat Kabupaten Madiun.

Aksi AKBP Anton Prasetyo ini sebagai tindaklanjut program 'Lapor Pak Kapolres' guna menyerap aspirasi masyarakat di Kampung Pesilat.

Sejak dimulai pada awal bulan lalu, AKBP Anton Prasetyo mengaku, sudah banyak mendapat informasi, saran, kritik, dan keluh kesah masyarakat yang masuk melalui nomor telepon 0823-6777-2003.

Informasi tersebut langsung AKBP Anton Prasetyo teruskan ke anggota dan satuan di Polres Madiun agar segera ditindaklanjuti.

"Sudah banyak informasi yang saya dapatkan, hampir semuanya sudah saya informasikan kepada anggota saya," kata Anton, Minggu (23/1/2022).

Mayoritas, informasi yang masuk ke AKBP Anton Prasetyo adalah terkait keamanan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang ada di wilayahnya.

"Mungkin saja belum diketahui oleh Polsek atau mereka sudah melapor ke Polsek tapi belum ada tanggapan makanya mereka langsung lapor ke kepada kapolres dan langsung kami tindaklanjuti," lanjutnya.

Tanpa berlama-lama, Anton langsung menegur Kapolsek yang berada di wilayah tersebut, dan ia langsung mengambil alih laporan tersebut dengan menurunkan petugas Polres Madiun.

Lulusan Akpol 2003 ini juga tak segan ketika menerima laporan perilaku anggota dari masyarakat yang dirasa kurang pas.

"Semua kita terima dan alhamdulillah dampaknya positif terutama meningkatkan kepercayaan terhadap Polres Madiun dan yang terpenting menjadi jembatan masyarakat kepada pimpinan di Polres Madiun," jelas Anton.

Lebih lanjut Anton menyadari tersebarnya kontaknya di tengah masyarakat akan menimbulkan konsekuensi lain, misalnya saja kontaknya diteror oleh pihak yang tidak bertanggungjawab.

"Saya harus berani mengambil konsekuensi itu karena manfaatnya lebih banyak dibanding mudharatnya bagi saya," pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved