Mencekam, Detik-detik 2 Kelompok Bentrok di Sorong, Tempat Karaoke Dibakar Tewaskan Belasan Orang

Belasan orang tersebut meninggal akibat terjebak dalam tempat karaoke Double O Sorong, yang dibakar oleh massa bertikai

Editor: Samsul Arifin
ISTIMEWA/TRIBUNMADURA.COM
Polisi menjaga lokasi kejadian dua kelompok yang bentrok di Sorong, Papua Barat 

TRIBUNMADURA.COM, SORONG - Aksi saling serang dua kelompok di Sorong, Papua Barat memakan korban. Setidaknya ada belasan orang meninggal dunia dalam aksi yang terjadi pada Senin, (24/1/2022) malam itu. 

Selain memakan korban, dua kendaraan roda empat (mobil) dan satu tempat karaoke ludes terbakar.

Tak hanya itu, terdapat satu orang meninggal dunia akibat dibacok di sejumlah areal tubuhnya.

Belasan orang tersebut meninggal akibat terjebak dalam tempat karaoke Double O Sorong, yang dibakar oleh massa bertikai.

Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunPapuaBarat.com, karyawan tersebut terjebak dalam karaoke Double O saat kejadian pecah.

Namun, hingga kini belum diketahui secara pasti jumlah korban tewas.

Baca juga: KRI Nanggala, Pesawat SJ-182 Hingga PON Papua, Kaleidoskop 2021 Peristiwa yang Paling Banyak Dicari

Sementara, korban bacok sudah dievakuasi ke Rumah Sakit, dan kemudian dibawa kembali ke rumah duka malam tadi.

Saat ini, belasan korban yang terjebak di dalam tempat sedang dilakukan penanganan oleh pihak kepolisian.

Terkait informasi tersebut, Kapolres Sorong Kota AKBP Ary Nyoto Setiawan membenarkan peristiwa pertikaian nahas yang berujung pada belasan orang kehilangan nyawa itu.

Ia menjelaskan, data sementara ada 12 korban jiwa dalam peristiwa semalam.

Polisi mengamankan lokasi pembakaran rumah karaoke di Sorong, Papua Barat
Polisi mengamankan lokasi pembakaran rumah karaoke di Sorong, Papua Barat (ISTIMEWA/TRIBUNMADURA.COM)

"Satu orang meninggal akibat dibacok dan 11 orang terjebak dalam karaoke Double O yang dibakar massa," ujarnya.

"Awalnya, kami berpikir kalau semua orang di dalam Double O sudah dievakuasi karena saat kejadian anggota kepolisian membantu evakuasi,"

Namun, saat tim pemadam melakukan pemadaman api, ditemukan sekira 11 jenazah dalam satu ruangan tersebut.

"Kita belum tahu pasti jumlah korban meninggal karena masih dilakukan pengecekan lebih lanjut, namun untuk sementara ada 11 orang," ucapnya.

Kapolres menambahkan, pertikaian tersebut terjadi karena salah paham dua kelompok warga yang berawal di tempat Double O Sorong.

Kejadian tersebut terjadi dua hari yang sudah diupayakan damai, namun tetap berlanjut hingga kejadian dini hari.

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved