Berita Surabaya

Motor Honda PCX Raib Meski Sudah Kunci Stang, Rekaman CCTV Bongkar Pelaku saat Melakukan Aksi

Kasus pencurian motor Honda PCX di Surabaya, aksi pencuri terekam CCTV. Ijazah korban yang ada di jok motor ditemukan di beda kecamatan

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Aqwamit Torik
Istimewa/TribunMadura.com
Aksi pencurian motor yang terekam CCTV di Surabaya, motor Honda PCX yang diparkir raib 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Komplotan pencuri lakukan aksi mencuri motor di Surabaya.

Tepatnya mereka beraksi di area parkir kosan di Jalan Ketintang No 159, Wonokromo, Surabaya, Minggu (16/1/2022). 

Alhasil, sebuah motor Honda PCX warna putih bernopol S-2174-CP milik penghuni kosan, Devi Oktaviana (22) warga Kedungadem, Bojonegoro, amblas. 

Sekitar pukul 05.30 WIB itu, menjadi momen paling menjengkelkan bagi korban Devi Oktaviana.

Devi tak menyangka, rencananya berangkat bekerja pagi itu, malah dibuat pilu, karena motornya hilang. 

Baca juga: Kepergok saat Beraksi, Pencuri Motor Asal Pasuruan ini Lempar Bom Bondet ke Arah Warga

"Saat saya berada di dalam kos dan keluar sudah tidak ada. Padahal sudah dikunci setir," katanya saat dihubungi TribunMadura.com, Selasa (25/1/2022). 

Setelah berupaya mencari petunjuk mengenai keberadaan motornya.

Ternyata Devi mendapat titik terang, dari temuan rekaman CCTV di sebuah rumah toko (Ruko). 

Motornya itu, ungkap Devi, dibawa kabur dua orang pria tak dikenal dengan cara menyentutnya atau mendorong motor dengan satu kaki.

Satu diantara pelaku, memakai setelan pakaian celana jeans biru, jaket biru dongker, bermasker duckbil putih, sendal slop warna hitam dan berhelm cargloss hitam tanpa kaca. 

Sedangkan, pelaku lainnya, memakai setelan pakaian jaket hitam, dan bermasker hitam. 

"Kejadian bermula pada pukul 05.30 WIB ada 2 orang laki-laki. Bertindak mencurigakan di parkiran kos," jelasnya. 

Selain motor, Devi mengaku, sempat kehilangan berkas ijazah yang disimpan di dalam bagasi jok motor. 

Namun, untungnya, berkas dokumen tersebut dapat kembali kepadanya setelah ditemukan oleh warga yang bermukim di kawasan Jalan Raya Banyu Urip, Sawahan, Surabaya

"Malamnya saya di-chat temen saya kalau ada yang menemukan identitas saya tersebut. Kemudian saya chat orang yang menemukannya. Tetapi, yang sebenarnya menemukannya adakah neneknya ketika pulang dari pasar. Pulang kerja cucu nenek ini share ke temannya. Dan sampailah ke saya," terangnya. 

Akibat insiden tersebut, Devi mengaku, mengalami kerugian sekitar Rp25 juta. 

Dan Ia juga sudah melaporkan insiden kriminalitas tersebut ke markas kepolisian setempat. 

Dan berharap, para pelaku dapat segera dicokok, mengingat insiden kejahatan serupa kerap terjadi di kawasan sekitar kosannya. 

"Sudah lapor ke Mapolsek Wonokromo. Kerugian Rp25 juta. Sudah ada 4 kali kejadian," pungkasnya. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved