Dulu Ramai Didatangi Jemaah, Masjid ini Kini Sepi, Perlahan Mulai Ditelan Air, Dinding Dihiasi Lumut
Kisah masjid ditelan air sedikit demi sedikit. Dulu ramai didatangi jemaah, kini diselimuti lumut dan sampah.
Penulis: Ayu Mufidah | Editor: Mujib Anwar
TRIBUNMADURA.COM - Kisah masjid ditelan air sedikit demi sedikit.
Dulu, masjid itu ramai didatangi jemaah yang ingin menunaikan ibadah.
Namun, kini masjid tersebut sepi. Tak terdengar lagi suara jemaah menunaikan ibadah di dalamnya.
Bahkan, masjid itu kini telah diselimuti lumut dan sampah.
Bagi warga sekitar, masjid itu dikenal dengan nama Masjid Wal Adhuna.
Masjid Wal Adhuna terletak di kawasan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara.
Selama 12 tahun belakangan ini, Masjid Wal Adhuna tak lagi digunakan.
Secara perlahan, masjid itu tenggelam dan kemudian menjadi bagian abadi dari laut utara Jakarta.
Masjid Wal Adhuna menjadi saksi bisu bagaimana wilayah Ibu Kota perlahan tenggelam akibat naiknya level air laut.
Selain tu, turunnya permukaan tanah menambah cepatnya bangunan masjid tenggelam.
Baca juga: Dulu Ketiban Durian Runtuh, Kampung Miliarder di Tuban Diliput Nestapa, Warga Menyesal Jual Tanahnya

Masjid ini berlokasi tepat di balik tanggul besar penahan air laut di Pelabuhan Sunda Kelapa.
Air sudah menggenangi separuh dari bangunan masjid.
Tampak cat putih pada dinding sudah mengelupas dan digantikan lumut-lumut yang tumbuh subur.
Seng pada atap masjid itu juga sudah hancur.
Berbagai jenis sampah yang terbawa arus tersangkut di sisi-sisi masjid.