Berita Sumenep

Mantan Kades di Sumenep Dipolisikan, Diduga Lakukan Penipuan Pembuatan Sertifikat Tanah

Empat warga Desa Kalianget Barat itu mengaku sudah jadi korban dugaan penipuan mantan kadesnya, atas dasar itulah mereka mengadu ke polisi

Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Ali Hafidz Syahbana
Warga Desa Kalianget Barat, Kabupaten Sumenep saat keluar dari Unit Reskrim Polsek Kalianget usai laporkan mantan kepala desanya, Jumat (28/1/2022) 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Warga Desa Kalianget Barat, Kabupaten Sumenep polisikan mantan Kadesnya sendiri ke Polsek setempat, Jumat (28/1/2022).

Pasalnya, Mantan Kades tersebut diduga melakukan penipuan pembuatan sertifikat tanah atau hak kepemilikan tanah dengan meminta sejumlah uang.

Pantauan TribunMadura.com di Polsek Kalianget, pukul 11.30 WIB ada empat orang warga Desa Kalianget Barat adukan dugaan kasus penipuan tersebut.

Empat warga Desa Kalianget Barat itu mengaku sudah jadi korban dugaan penipuan mantan kadesnya, atas dasar itulah mengadu ke polisi di dalam ruang Unit Reskrim Polsek Kalianget.

"Ini laporan masalah penipuan sertifikat," kata Taufik Hidayat (56) warga asli Desa Kalianget Barat.

Mantan kades itu katanya sering menjanjikan sertifikat hak kepemilikannya, namun setelah ditunggu-tunggu hasilnya belum ada juga.

"Dia janji terus, ternyata setelah ditanya atau di cek ke BPN tidak ada. Kan bilangnya ada di sana, tapi tidak ada," ngakunya dengan wajah kecewa.

Warga ini mengaku tidak hanya dirinya yang jadi korban, namun warga lainnya juga jadi korban dugaan kasus penipuan pembuatan sertifikat tersebut.

"Banyak warga lainnya, sementara ini yang mengadu hanya berpa orang saja," tuturnya.

Bahkan lanjutnya, mantan Kades Kalianget Barat itu sudah meminta sejumlah uang dalam pembuatan sertifikat tanah rumah tersebut.

"Saya sudah keluarkan uang satu juta, setelah lama ditunggu dan ditanya ngakunya sertifikatnya masih di BPN. Kalau yang lain macam-macam, ada yang tujuh juta setengah kalau tidak salah," katanya.

Terpisah, Kapolsek Kalianget, AKP Maliyanto Effendi dikonfirmasi melalui nomor WhatsApp pribadinya belum memberikan respon hingga pukul 12.50 WIB.

Media ini tetap melakukan upaya konfirmasi atas dugaan kasus penipuan pembuatan sertifikat tanah rumah oleh mantan kades kalianget barat tersebut.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved