Berita Sumenep
Persoalkan Kadispendik yang Baru, Massa dari Mahasiswa ini Tegaskan Bukan Bayaran
Puluhan aktivis Mahasiswa yang tergabung dalam PMII STKIP PGRI Sumenep lagi-lagi melakukan unjuk rasa di depan Kantor Bupati Sumenep
Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Samsul Arifin
Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana
TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Kepala Dinas Pendidikan Sumenep yang baru, Agus Dwi Saputra salah satu pejabat yang dilantik oleh Bupati Sumenep di Bandar Udara Trunojoyo pada tanggal 31 Desember 2021 lalu.
Namun, hadirnya mantan Kepala Disperindag Kabupaten Sumenep ini langsung mendapat protes keras dari aktivis mahasiswa.
Salah satunya yang memprotes itu Nurhayat, aktivis mahasiswa PMII STKIP PGRI Sumenep saat menggelar aksi demontrasi bersama dengan ratusan mahasiswa ke Kantor Disdik setempat pada hari Selasa (11/1/2022).
Ia mempertanyakan komitmen pendidikan Sumenep kedepan, baik di wilayah daratan dan lebih-lebih wilayah kepulauan.
Pada hari Kamis (20/1/2022) aktivis PMII ini kembali melakukan Unras dan menyerukan "Selamatkan Pendidikan".
Saat itu mereka meminta Bupati Sumenep, Achmad Fauzi untuk mencopot Kepala Dinas Pendidikan yang baru, Agus Dwi Saputra. Karena dinilai tidak layak menjadi kepala Dinas Pendidikan.
Baca juga: Buntut Pengangkatan Kepala Disdik Sumenep yang Baru, Mahasiswa Demo di Depan Kantor Bupati
Puluhan aktivis Mahasiswa yang tergabung dalam PMII STKIP PGRI Sumenep lagi-lagi melakukan unjuk rasa di depan Kantor Bupati Sumenep menyoal pendidikan Sumenep.
Aspirasi yang disampaikan, bahwa atas dasar apakah kebijakan Bupati Achmad Fauzi mengangkat Agus Dwi Saputra sebagai Kadisdik Sumenep yang baru.
Selain itu juga, massa Mahasiswa berorasi bahwa unras yang dilakukannya tidak ditunggangi dari pihak manapun dan apalagi dibayar.
"Aksi kita tidak ditunggangi siapapun, ini murni persoalan pendidikan Sumenep," kata salah satu orator massa di depan kantor Bupati Sumenep yang dijaga personil Polres Sumenep.
Siti Nur Afni, salah satu orator menegaskan bahwa jika ada ASN yang mengatakan bahwa Unras PMII STKIP PGRI Sumenep bayaran tidak lah benar.
"Kita pastikan bahwa idealisme Mahasiswa tidak pernah bisa terjual belikan sahabat-sahabat," teriaknya.
Pihaknya dengan tegas mempertanyakan bahwa atas dasar apakah Bupati Sumenep, Achmad Fauzi mengangkat dan memilih Agus Dwi Saputra sebagai kepala Disdik Sumenep.
"Atas dasar apa Bupati Sumenep mengangkat Agus Dwi Saputra sebagai Kepala Dinas Pendidikan Sumenep," tenyanya dengan pengeras suara.