Berita Blitar

Massa Ormas Islam di Kota Blitar Geruduk Tempat Hiburan, Pastikan Acara Musik DJ Dinar Candy Batal

Acara musik yang dibintangi DJ Dinar Candy di Blitar batal karena belum ada izin dari Polres Blitar Kota.

TRIBUNMADURA.COM/SAMSUL HADI
Puluhan orang dari beberapa Ormas Islam menggeruduk tempat hiburan Markas Kafe dan Resto di Jalan TGP, Kota Blitar, Kamis (3/2/2022) malam. 

TRIBUNMADURA.COM, BLITAR - Puluhan orang dari beberapa Ormas Islam tetap menggeruduk tempat hiburan Markas Kafe dan Resto di Jalan TGP, Kota Blitar, Kamis (3/2/2022) malam.

Massa dari beberapa Ormas Islam itu ingin memastikan tidak ada acara musik DJ Dinar Candy di tempat hiburan tersebut.

Seperti diketahui, DJ Dinar Candy dijadwalkan manggung di tempat hiburan Markas Kafe dan Resto pada Kamis (3/2/2022) malam.

Tetapi, acara musik yang dibintangi DJ Dinar Candy itu batal karena belum ada izin dari Polres Blitar Kota.

"Kami sudah sampaikan, sepanjang tidak ada izin dari polisi (kegiatan itu) tidak boleh dilaksanakan," kata Kapolres Blitar Kota, AKBP Argowiyono.

Meski DJ Dinar Candy batal manggung di Markas Kafe dan Resto, sekelompok massa tetap mendatangi tempat hiburan itu.

Baca juga: Undang Dinar Candy, Acara Musik Tempat Hiburan di Blitar Dilarang Polisi, Ini Penyebab Larangannya

Polisi memasang spanduk larangan acara musik DJ Dinar Candy karena tidak ada izin di tempat hiburan Kota Blitar, Kamis (3/2/2022).
Polisi memasang spanduk larangan acara musik DJ Dinar Candy karena tidak ada izin di tempat hiburan Kota Blitar, Kamis (3/2/2022). (TRIBUNMADURA.COM/SAMSUL HADI)

Sekelompok massa dengan mengendarai sepeda motor tiba di lokasi sekitar pukul 23.30 WIB.

Mereka berdiri di jalan raya depan tempat hiburan itu.

Perwakilan massa ingin masuk ke dalam tempat hiburan untuk memastikan tidak ada acara musik DJ Dinar Candy.

Sejumlah anggota Polres Blitar Kota yang dipimpin Kapolsek Kepanjenkidul, Kompol Lahuri dan Kasat Sabhara, AKP Murdianto yang sudah siaga di lokasi tidak memperbolehkan perwakilan massa masuk ke tempat hiburan untuk menghindari terjadinya gesekan.

Polisi meredam massa dengan cara menunjukkan rekaman video dan foto-toto untuk memastikan tidak ada DJ Dinar Candy di tempat hiburan itu.

Polisi juga meyakinkan kepada massa aktivitas tempat hiburan itu sudah tutup menjelang pukul 24.00 WIB.

Sekelompok massa tetap menunggu di jalan raya depan tempat hiburan itu dan selanjutnya membubarkan diri sekitar pukul 00.30 WIB.

Pantauan di lokasi, polisi mulai berjaga di tempat hiburan itu sejak selepas Isya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved