Berita Sampang

Pegawai Negeri Sipil yang Pensiun di Sampang Terus Bertambah, Pemkab Andalkan Cara Ini

Pemerintah daerah tidak tinggal diam, sebab abdi negara yang melepas seragam tentu membuat adanya kekosongan jabatan di wilayah kerjanya.

Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Aqwamit Torik
TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Kantor BKPSDM Sampang, Jalan KH. Wahid Hasyim Kecamatan/Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Sejak 2021 hingga tahun ini, angka Pegawai Negeri Sipil (PNS) mencapai batas waktu (pensiun) di lingkungan Kabupaten Sampang, Madura mencapai 532 orang.

Jumlah tersebut akan terus bertambah, mengingat kematian seseorang tidak dapat diprediksi atau bisa saja sewaktu-waktu PNS dapat mengajukan pensiun dini lantaran sakit.

Akan tetapi, dengan kondisi tersebut pemerintah daerah tidak tinggal diam, sebab abdi negara yang melepas seragam tentu membuat adanya kekosongan jabatan di wilayah kerjanya.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sampang, Arif Lukman Hidayat mengatakan bahwa tentu upaya menambal kekosongan jabatan harus segera dilakukan, terutama pada jabataan penting.

Adapun, strategi mengisi kekosongan itu dengan melakukan mutasi dalam rangka persiapan banyaknya PNS yang pensiun.

"Pemutasian untuk menggantikan kursi jabatan, jadi kami akan terus mencatat data-data PNS yang akan pensiun," ujarnya.

Tidak hanya itu, meski abdi negara dengan status PNS di Sampang terbilang kurang namun beruntungnya masih ada rekrutmen PPPK.

"Adanya PPPK dapat menutupi kekosongan meskipun rata-rata di tenaga pendidik," pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved