Berita Sumenep

Kronologi Penangkapan Kasus Narkoba Jenis Sabu di Pulau Kangean Sumenep, Bermula Kecurigaan Polisi

Petugas polisi melihat seorang laki-laki yang berpakaian Satpam akan melakukan transaksi Narkoba jenis sabu di Pulau Kangean

Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Aqwamit Torik
Freepik
Ilustrasi borgol 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti Sutioningtyas mengungkapkan peristiwa penangkapan dua tersangka (Arif Rahman Suseno dan Cici Farlina) dalam kasus narkotika jenis sabu pada Sabtu (12/2/2022).

Berawal dari anggota Polsek Kangean mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa diwilayah hukum Polsek Kangean.

"Penangkapan itu tepatnya didepan Kantor PLN ULP Kangean, lebih tepatnya dari sering dijadikan tempat transaksi narkotika jenis sabu," kata AKP Widiarti Sutioningtyas, Senin (24/2/2022).

Kemudian lanjutnya, petugas langsung melakukan penyelidikan sesuai dengan informasi masyarakat tersebut.

Selanjutnya diketahui, petugas melihat seorang laki-laki yang berpakaian Satpam akan melakukan transaksi Narkoba.

Karena polisi merasa curiga, kemudian langsung melakukan upaya penangkapan terhadap laki-laki berpakaian satpam tersebut.

"Setelah di interogasi, tersangka Arif Rahman Suseno mengakui bahwa pada saat dilakukan penggeledahan ditemukan satu poket narkotika jenis sabu yang sempat dibuang dan dijatuhkan ke tanah dekat dengan kakinya adalah mikiknya sendiri," ungkapnya.

Narkotika jenis sabu itu lanjutnya, didapat dengan cara membeli kepada saudara Moh Galit.

Diketahui Moh. Galit asal Desa Paseraman Kecamatan Arjasa, pulau Kangean Kabupaten Sumenep.

Setelah dilakukan pengembangan kerumah saudara Moh. Galit, namun tidak ada di rumahnya.

Kemudian petugas melihat dan mengetahui tersangka Cici Farlina masuk kedalam kamarnya.

Karena merasa curiga kata AKP Widiarti Sutioningtyas, kemudian petugas menghampirinya dan melihat, mengetahui bahwa tersangka Cici Farlina memegang sebuah dos bekas Vapor warna putih serta berusaha menyembunyikannya.

Setelah dilakukan penggeledahan kemudian diketahui bahwa sebuah dos bekas Vapor tersebut berisi dua poket Narkotika jenis sabu.

"Setelah dilakukan interograsi kemudian tersangka Cici Farlina mengaku secara terus terang bahwa benar sebuah dos bekas Vapor berisi dua poket Narkotika jenis sabu tersebut miliknya bersama suaminya (Moh. Galit) yang diambil dari dalam lemari dipan dengan maksud akan disembunyikan setelah mengetahui petugas datang kerumahnya," ungkapnya.

Tersangka Cici Farlina ini mengaku dan mengetahui bahwa tersangka Arif Rahman Suseno sering membeli Narkotika jenis sabu kepada suaminya (Moh. Galit).

Tetapi menurut pengakuannya, istri dari Moh. Galit ini mengaku tidak mengetahui terhadap orang yang telah menjual narkotika jenis sabu kepada suaminya sendiri (Moh. Galit) tersebut.

Akibat perbuatannya, tersangka ini dikenakan pengetrapan Pasal 114 ayat (1) Subs. pasal 112 ayat (1) UU. RI. No. 35 tahun 2009, tentang Narkotika.

"Hasil tes urine tersangka Arif Rahman Suseno ini positif dan untuk tersangka Cici Farlina juga positif," ungkapnya

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved