Berita Kediri

Karyawan Cuci Mobil di Kediri Ditangkap Polisi Akibat Edarkan Pil Dobel L, Simak Kronologinya

Tersangka tidak memiliki izin untuk mengedarkan kesediaan farmasi yang termasuk golongan obat keras. 

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Aqwamit Torik
AFP
Ilustrasi penangkapan yang dilakukan polisi menggunakan borgol 

TRIBUNMADURA.COM, KEDIRI - Tim Satresnarkoba Polres Kediri Kota mengamankan DIF (25) warga Desa/Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri karena diduga  mengedarkan obat keras jenis pil obel L. 

Dari tangan tersangka petugas mengamankan barang bukti pil dobel L sebanyak 304 butir. 

Kasi Humas Polres Kediri Kota Iptu Henry SH menjelaskan, ungkap kasus pil dobel L setelah petugas melakukan penyelidikan terhadap informasi peredaran obat keras di wilayah Kecamatan Semen dan Kelurahan Tamanan, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri

Dari hasil penyelidikan petugas mendapat informasi pelakunya adalah DIF.

Dalam keseharian pelaku bekerja sebagai tukang cuci mobil.

Tersangka tidak memiliki izin untuk mengedarkan kesediaan farmasi yang termasuk golongan obat keras. 

"Pil dobel L termasuk obat keras. DIF ini mengedarkan kesediaan farmasi tanpa izin dari pihak berwenang," jelas Iptu Henry, Selasa (15/2/2022).

Selanjutnya petugas melakukan penangkapan DIF di tempat kerjanya dan melakukan penggeledahan dan di rumah tempat tinggal tersangka. 

Hasilnya petugas mengamankan barang bukti berupa 304 butir obat keras jenis pil dobel L.

Tersangka dan barang bukti diamankan ke Mapolres Kediri Kota guna proses penyidikan lebih lanjut. 

Petugas masih melakukan pengembangan mengenai jaringan peredaran obat keras yang dilakukan DIF.

Atas perbuatannya tersangka DIF dijerat dengan pasal 196 UU RI No 36 tahun 2009 tentang Kesehatan.

"Ancaman hukuman pidana penjara  selama 10 tahun," jelasnya. (didik mashudi)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved