Pemadaman Listrik di Madura

Pemadaman Bergilir di Bangkalan, Gubernur Khofifah : Saya Harap Jumat Sudah 100 Persen Pulih

Kepastian itu disampaikan Khofifah ketika meninjau Operasi Pasar Minyak Goreng Murah di Kantor Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Pendapatan Daerah

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Samsul Arifin
TRIBUNMADURA.COM/AHMAD FAISOL
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa didampingi Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron meninjau Operasi Pasar Minyak Goreng Murah di Kantor Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Bangkalan, Jalan Halim Perdana Kusuma, Senin (28/2/2022). 

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALANGubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menjawab keresahan masyarakat Madura atas pemadaman listrik secara bergiliran dalam tiga hari terakhir terhitung mulai Sabtu (26/2/2022). Khofifah memastikan pasokan listrik ke Pulau Madura sudah normal pada Jumat (4/3/2022).

Kepastian itu disampaikan Khofifah ketika meninjau Operasi Pasar Minyak Goreng Murah di Kantor Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Bangkalan, Jalan Halim Perdana Kusuma, Senin (28/2/2022) .

“Wakil GM (PLN) Jawa Timur sudah bertemu saya barusan di Bangkalan, bahwa proses sedang berjalan. Mobilisasi genset sudah dilakukan dan saya berharap maksimal 7 hari terhitung sejak Sabtu, (normalisasi listrik) sudah pulih 100 persen,” ungkap Khofifah didampingi Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron.

Sebelumnya, Manajer Unit Pelayanan PLN Bangkalan, Hari Purnomo menyebut telah telah terjadi gangguan pada sistem kelistrikan di Pulau Madura di jalur transmisi 150 kV sejak Sabtu (26/2/2022) pada pukul 21.44 WIB.

Jalur tersebut merupakan transmisi utama yang menyuplai pasokan listrik ke seluruh wilayah di Pulau Madura. Akibat kerusakan kabel itu, terjadi pemadaman siang sebesar 20 - 30 MW dan pada malam hari sebesar 70 MW.

Baca juga: Perbaikan Listrik di Bangkalan Selama 7 Hari ke depan, Gubernur Khofifah Meminta Maaf

Kekurangan daya ini mengakibatkan pemadaman secara bergilir pada pelanggan dengan estimasi waktu rata-rata 3 jam untuk sebagian wilayah Madura

Pasokan listrik di Pulau Madura salah satunya berasal dari pembangkit di PLTU Paiton, Kabupaten Probolinggo yang dikirim ke gardu induk 500 kV dan 150 kV di Surabaya. Gardu induk Jalur transmisi 150 kV Surabaya mengirim dari Kenjeran Gili Timur menggunakan dua line, dua jalur transmisi 150 kV ke Madura melalui Jembatan Suramadu.

Atas kondisi ini, Khofifah meminta masyarakat Madura untuk bersabar karena di tengah kebijakan pemadaman secara bergiliran, pihak PLN sedang berusaha melakukan perbaikan secara bertahap.

“Mohon disampaikan supaya warga Madura sabar, mohon doanya. Karena memang kejadian seperti ini tentu di luar kendali monitoring tim teknis PLN. Namun bahwa tetap sudah dilakukan upaya pemulihan secara bertahap,” pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved