Banjir di Madura
Gubernur Jatim dan Bupati Pamekasan, Bagikan Bantuan dengan Naik Perahu Karet, Ini Upaya Pemprov
Rombongan Gubernur Khofifahbersama Bupati Baddrut Tamam pertama kali mengunjungi warga yang terisolir akibat banjir di Desa Sumedangan
Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Samsul Arifin
Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian
TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam kembali memantau para korban banjir di daerahnya mendampingi Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Rabu (2/3/2022).
Rombongan Gubernur Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Baddrut Tamam pertama kali mengunjungi warga yang terisolir akibat banjir di Desa Sumedangan Gg II, Kecamatan Pademawu sembari memberikan bantuan nasi.
Gubernur Khofifah dan Bupati Baddrut Tamam menaiki perahu karet saat membagikan bantuan nasi ke sejumlah warga yang terisolir itu.
Setelah itu, Gubernur Jatim dan Bupati Pamekasan mengunjungi dapur umum di Kantor Kecamatan Pamekasan, dan terakhir mengunjungi Pondok Pesantren Nasyrul Ulum di Kelurahan Bagandan, Kecamatan Pamekasan yang juga terdampak banjir.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyampaikan terima kasih kepada semua pihak dan warga Pamekasan secara umum yang telah bergotong royong melakukan penanggulangan banjir.
"Ada BPBD, Tagana, dan elemen yang lain, mereka bersatu untuk bisa menyiapkan layanan logistik kepada masyarakat terdampak," kata Gubenur kepada sejumlah media di lokasi dapur umum Kantor Kecamatan Pamekasan.
Baca juga: Gubernur Khofifah, Bantu Warga Terdampak Banjir di Pamekasan, Kerahkan Semua SDM, Harap Segera Surut
Menurutnya, berdasarkan keterangan petugas ada sekitar 1.500 nasi bungkus yang akan didistribusikan kepada warga terdampak banjir.
Rinciannya, pagi sebanyak 500 bungkus, siang 500 bungkus dan malam hari sebanyak 500 bungkus.
Sebab, sebagian korban sampai saat ini masih membutuhkan bantuan logistik.
"Kita berharap, kalau nanti tidak hujan, kita sudah siapkan pompa air untuk bisa memompa banjir yang ada di Sumedangan ke sungai. Kita berharap, air yang ada di sungai juga segera berkurang, sehingga air bisa segera disedot," harapnya.
Pihaknya juga telah menyiapkan alat berat berupa ekscavator untuk mengeruk beberapa bagian sungai sebagai upaya melakukan normalisasi aliran air agar tidak meluap.
Karena ada beberapa titik yang mengalami penyempitan aliran air.
"Jadi kita bersama-sama tim dari Pemprov Jatim koordinasi dengan tim kabupaten. Terima kasih saya sampaikan juga kepada relawan," pungkasnya.
Sementara itu, Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa yang berkenan meninjau langsung para korban banjir di daerahnya.
Dia menerangkan, terdapat 14 desa dan kelurahan terdampak banjir yang harus mendapatkan kepastian keamanannya, serta memperoleh makanan yang cukup.
"Saya atas nama masyarakat Pamekasan menyampaikan terima kasih kepada ibu Gubernur Jatim dan seluruh staf yang mendampingi beliau atas kerja cepat yang luar biasa," ungkapnya.