Pemadaman Listrik di Madura

Kapan Pemadaman Listrik di Madura Berakhir? Ini Penjelasan PLN, Titik Gangguan telah Ditemukan

Pemadaman bergilir di 4 kabupaten di Madura telah berlangsung selama sepekan terakhir.

TRIBUNMADURA.COM/AHMAD FAISOL
Upaya perbaikan sambungan oleh Tim Teknis Transmisi PLN yang rusak akibat terjadinya flashover kabel transmisi 150 kV di gerbang Jembatan Suramadu sisi Surabaya, Jumat (4/3/2022) 

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN – Peristiwa terbakarnya atau flashover kabel satu di antara line transmisi 150 kV di Jembatan Suramadu pada Sabtu (26/2/2022) mengakibatkan berkurangnya daya pasokan listrik ke Madura hingga defisit 73,35 MW.

Kondisi itu memaksa pihak PLN melakukan pola pemadaman secara bergiliran di empat kabupaten di Pulau Madura.

Hingga Sabtu (5/3/2022), pemadaman bergilir telah berlangsung selama sepekan.

Kondisi ini mengundang segudang pertanyaan kapan kepastian kondisi listrik di Madura normal.

Manajer PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Pamekasan, M Farqi Faris mengungkapkan, titik kesulitan pada investigasi terletak pada upaya menemukan titik gangguan.

Ia menyebut, semua material berada di bawah aspal, di bawah Jembatan Suramadu.

Rekayasa lalu lintas, mengevakuasi, hingga membongkar jalan harus dilakukan.

“Namun akhirnya, Tim Emergency Recovery System telah menemukan titik gangguan. Penelusuran dengan teknologi Fault Locator mendapatkan hasil prediksi kuat lokasi sementara titik gangguan berada," kata Farqi kepada TribunMadura.com, Sabtu (5/3/2022)

"Dari pengujian, JB3 (Joint Box) sampai JB5 dalam tahap pembongkaran. Untuk JB6 sampai JB13 sudah dilakukan pengujian dan hasilnya aman,” ungkap dia.

PLN menyewa mesin genset besar berdaya 14,2 MW yang diletakkan di Gardu Induk Kabupaten Sampang untuk mempercepat recovery sistem kelistrikan di Pulau Madura akibat flashover kabel pada salah satu line transmisi 150 kV di Jembatan Suramadu.
PLN menyewa mesin genset besar berdaya 14,2 MW yang diletakkan di Gardu Induk Kabupaten Sampang untuk mempercepat recovery sistem kelistrikan di Pulau Madura akibat flashover kabel pada salah satu line transmisi 150 kV di Jembatan Suramadu. (TRIBUNMADURA.COM/AHMAD FAISOL)

Kemarin malam, Tim Emergency Recovery System telah mengangkat JB bermasalah dan membersihkan kabel-kabel.

Namun pekerjaan sedikit melambat karena kondisi hujan tadi malam sangat deras.

“Kami berkomitmen bahwa normalisasi pasokan listrik ke Madura secepat mungkin bisa terselesaikan. Prediksinya memang kami berharap 2-3 hari ke depan sudah clear,” jelasnya.

Upaya normalisasi pasokan listrik ke Madura tidak hanya diupayakan PLN melalui perbaikan titik kerusakan.

PLN juga mendatangkan genset raksasa berdaya 14,2 MW yang dipasang di Gardu Induk (GI) Kabupaten Sampang.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved