Breaking News:

Berita Batu

Kecurigaan Saudara Terjawab, Tak Bisa Dihubungi Selama Dua Hari, Kakek Ditemukan dalam Posisi ini

Seorang kakek di Kota Batu ditemukan tak bernyawa di kamar rumahnya, sempat dihubungi saudara namun tak ada respon hingga kecurigaan terjawab

Penulis: Benni Indo | Editor: Aqwamit Torik
Dokumentasi warga sekitar
Petugas mengevakuasi jenazah Albert yang ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya. 

TRIBUNMADURA.COM, BATU – Seorang kakek ditemukan tak bernyawa di kamar rumahnya.

Pertama kali, jenazah ditemukan oleh saudaranya yang ditemani warga.

Sebab ada hal janggal sebelum penemuan jenazah itu.

Jenazah tersebut adalah seorang kakek berusia 74 tahun bernama Albert meninggal dunia dalam kondisi terbujur kaku di dalam kamar rumahnya di Perumahan Wijaya Kusuma No 05, Jl Suropati Gg 9 RT 04/RW 07, Desa Pesanggrahan, Kota Batu, Sabtu (5/3/2022). Ia diketahui tinggal di rumah seorang diri.

Penemuan Albert terjadi ketika ada saudaranya yang datang ke Ketua RT 04, Edi Hartono. Saudaranya tersebut bercerita bahwa almarhum tidak merespon ketika dihubungi melalui telepon seluler.

Kemudian mereka mendatangi rumah almarhum.

Di sana, korban ditemukan sudah tidak bernyawa sekitar pukul 17.00.

Baca juga: Kronologi Penemuan Jenazah Waria Blitar, Sempat Mengeluh Sakit Demam hingga Positif Covid-19

“Saudaranya datang dan mengajak untuk melihat rumah korban karena selama dua hari belakangan tidak bisa dihubungi,” ujarnya, Sabtu (5/3/2022).

Dikatakan Edi, Albert sering terlihat jalan-jalan di sekitar lingkungan.

Namun memang beberapa hari ini ia tidak terlihat beraktivitas seperti biasa.

Setelah menemukan Albert dalam kondisi tidak bernafa, tidak lama kemudian polisi datang ke tempat lokasi.

Di lokasi, polisi melakukan olah TKP.

Polisi masih menyelidiki dan mendalami semua keterangan untuk mengetahui penyebab meninggalnya Albert.

Setelah melakukan olah TKP, polisi langsung membawa jenazah korban ke RS Hasta Brata.

Kasat Reskrim Polres Batu Iptu Yussi Purwanto mengatakan jika korban sudah dibawa ke RS Hasta Brata untuk dilakukan pemeriksaan intensif.

“Rumah korban masih kami pasang police line untuk proses lebih lanjut,” ujarnya. (Benni Indo)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved