Lipsus UMKM Dolly Surabaya

Dulu Mami Anak Buah Mama Dolly dan Jadi ‘Raja’, Pasca Pulang Umroh Hidupnya Seketika Berubah

Kisah Bambang Setyo yang akrab disapa Mami, sosok mantan “raja” prostitusi di eks lokalisasi Dolly, kini sukses dengan UMKM yang ia dirikan

Editor: Aqwamit Torik
Istimewa TribunMadura.com
Bambang Setyo yang akrab disapa Mami yang diapit dua model peraga busana batiknya, dulu dikenal sebagai ‘raja’ kini hidupnya berubah pasca pulang umroh 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Sosok Bambang Setyo yang kini berusia 64 tahun ternyata menyimpan kisah menarik di masa lalu.

Sebab dirinya dulu adalah anak buah Mama Dolly di sebuah eks lokalisasi Dolly di Surabaya.

Selain itu, pria yang akrab disapa Mami itu juga dikenal sebagai "raja" prostitusi di wilayah Dolly.

Memiliki sekitar delapan wisma dan ratusan anak ratusan anak buah, membuatnya hidup penuh kesuksesan.

Kini, Sabtu (5/3) pagi, seperti biasa pria yang akrab disapa Mami itu memulai harinya dengan membuka pintu pagar sebuah fitness centre di Jalan Jarak 46-48 Surabaya.

Ia bahkan melakukannya sendiri, meski terkadadang dibantu oleh seorang perempuan yang bekerja untuknya dalam mengelola bisnis gym itu.

Rumah tinggal yang cukup besar itu disulap Bambang menjadi arena fitness guna menyambung hidup seusai hantaman gelombang penutupan lokalisasi Dolly Surabaya.

2014, adalah momen tak pernah dilupakan oleh mantan muncikari itu. Saat itu dia mengelola delapan wisma di kawasan Dolly.

Antara lain Wisma Santai, Permata Biru, Bona Indah dan beberapa lainnya.

“Waktu itu sepulang saya ibadah umrah. Beberapa hari kemudian saya dapat labar bahwa Dolly akan resmi ditutup dan segala bentuk aktivitas prostitusi dilarang. Saya terkejut, tidak bisa berpikir saat itu,” kata Mami Bambang.

Ia menghela nafas,mengingat bagaimana runtuhnya “kerajaan” bisnis prostitusi yang konon terbesar di Asia Tenggara itu.

“Saya dulu bisa punya wisma, satu kemudian berkembang, dua tiga dan seterusnya ya dari bisnis itu (prostitusi),” katanya.

Bisnis itu digeluti pertama kali oleh Bambang pada tahun 90an. Namun, awal karirnya sebagai muncikari dimulai jauh sebelum itu.

Yakni menjadi anak buah Mami Dolly, yang kemudian menjadi  julukan kawasan eks lokalisasi tersebut dan melegenda sepanjang massa.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved