Berita Bangkalan

Kasus Covid-19 di Bangkalan Berangsur Melandai, Kapolres : Ayo Kita Imbangi dengan Vaksinasi

Bahkan pihak RSUD Syamrabu Bangkalan mulai memangkas hingga menyisakan 68 dari 122 buah tempat tidur khusus pasien positif terkonfirmasi

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Samsul Arifin
ISTIMEWA/TRIBUNMADURA.COM
Kapolres sekaligus Wakil Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangkalan, AKBP Alith Alarino mendapatkan vaksin booster usai mengikuti video conference bersama Mabes Polri sekaligus pemantauan vaksinasi massal serentak di seluruh Indonesia dari SD As Salam, Perumahan Nilam, Kelurahan Mlajah, Kamis (24/3/2022) 

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN – Status terkini Covid-19 di Kabupaten Bangkalan menunjukkan perkembangan kondisi yang melegakan. Bahkan pihak RSUD Syamrabu Bangkalan mulai memangkas hingga menyisakan 68 dari 122 buah tempat tidur khusus pasien positif terkonfirmasi sejak beberapa hari yang lalu.

Meski demikian, Kapolres sekaligus Wakil Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangkalan, AKBP Alith Alarino meminta masyarakat tetap menegakkan disiplin protokol kesehatan, terutama pemakaian masker ketika beraktifitas di luar rumah.

“Di tengah kondisi pandemi yang mulai melandai, ayo kita barengi dengan vaksinasi. Masyarakat jangan lagi takut untuk vaksinasi Covid-19. Bagi masyarakat yang sudah vaksin dosis I dan II, tetap bersedia lanjut vaksin booster,” ungkap Alith usai menerima vaksin booster, Kamis (24/3/2022). 

Alith mendapatkan vaksin booster usai mengikuti video conference bersama Mabes Polri sekaligus pemantauan vaksinasi massal serentak di seluruh Indonesia dari SD As Salam, Perumahan Nilam, Kelurahan Mlajah, Kota Bangkalan. 

“Silahkan masyarakat Bangkalan yang belum mendapatkan vaksin lanjutan atau booster, kami fasilitasi. Selain penting untuk kekebalan tubuh, kita bisa melindungi keluarga dan masyarakat di sekitar karena dengan vaksin terbentuklah kekebalan kelompok atau herd immunity,” jelas Alith.

Hingga Kamis malam, Status Terkini Covid-19 yang diterima Surya dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan menunjukkan,  kasus aktif atau belum sembuh menyisakan 69 orang. Jumlah tersebut turun drastis dari hari sebelumnya dengan kasus aktif sejumlah 109 orang pada Rabu (23/3/2022)

Baca juga: Kakek Penjual Akik di Emperan Toko Curi Perhatian, Polwan Polres Bangkalan Lakukan Hal Tak Terduga

Dari jumlah 69 kasus belum sembuh itu, hanya satu pasien yang memanfaatkan BOR RSUD Syamrabu Bangkalan. 39 orang lainnya memanfaatkan fasilitas isolasi terpadu di Bangkalan. Sedangkan 23 orang lainnya memanfaatkan fasilitas isolasi terpadu di luar Bangkalan dan sisanya, 10 orang dirawat di RSU di luar Bangkalan.

Alith mengatakan, untuk membentuk herd immunity melalui vaksinasi membutuhkan kerjasama antara masyarakat dan semua stakeholder yang ada di Kabupaten Bangkalan. Termasuk sinergitas dalam hal membendung informasi negatif atau hoaks karena vaksin terbukti aman dan halal.

“Vaksinasi ini sangat dan sangat diperlukan agar herd immunity secara global di Indonesia segera terpenuhi. Sehingga kita bisa naik level, ari pandemi menjadi endemi. Bismillah masyarakat Bangkalan bisa,” pungkasnya.

Dashboard Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan hingga Kamis (24/3/2022) malam menyebutkan, capaian vaksinasi dosis I dengan sasaran masyarakat umum mencapai angka 69,80 persen atau sejumlah 406.279 orang dari total target 582.055 sasaran.

Dosis kedua berada di angka 41,11 persen atau sejumlah 239.297 sasaran dan dosis lanjutan atau booster masih di angka 2,12 persen atau sejumlah 12.351 orang.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved