Berita Bangkalan

Derita Akses Suramadu sisi Bangkalan, Traffic Light Padam Selama 2 Bulan, Kondisi PJU Miris

Zainudin mengungkapkan, keputusan meninggalkan rutinitas sebagai penjual kacang kepada para pengendara terpaksa dilakukan karena kekhawatiran

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Ahmad Faisol
Kondisi arus lalulintas di jalur nasional simpang empat akses menuju Jembatan Suramadu, Desa Petapan, Kecamatan Tragah, Kabupaten Bangkalan tampak mengkhawatirkan karena traffic light tidak berfungsi selama dua bulan terakhir 

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN – Masyarakat pengemudi kendaraan bermotor di Madura mulai gelisah atas minimnya Penerangan Jalan Umum (PJU) di sepanjang akses menuju Jembatan Suramadu sisi Bangkalan. Dari total 12 Km panjangakses, lampu PJU hanya menyala sejauh 2 Km. Sedangkan penerangan hingga sejauh 10 Km, terkesan dibiarkan padam.

Kepastian padamnya lampu PJU pada akses menuju Jembatan Suramadu itu disampaikan, Zainudin, warga Kabupaten Sampang. Remaja berusia sekitar 20 tahun itu terpaksa meninggalkan kegiatan mengais rezeki melalui berjualan kacang kepada para pengendara yang berhenti karena traffic light menunjukkan lampu berwarna merah.

Zainudin mengungkapkan, keputusan meninggalkan rutinitas sebagai penjual kacang kepada para pengendara terpaksa dilakukan karena kekhawatiran terjadi kecelakaan lalulintas karena padamnya traffic light.  

“Hampir dua bulan (traffic light) rusak. Kondisi diperparah dengan kondisi kerusakan jalan  sebelum tiba di traffic light dari sisi barat. Hal itu menyebabkan para pengendara memilih untuk menerobos di jalan berlawanan,” ungkap Zainudin kepada Surya, Selasa (29/3/2022).  

Akses berstatus jalan nasional sepanjang 12 Km memiliki kontur jalan lurus dan mulus hingga mendekati pintu Jembatan Suramadu. Hal itu kerap memicu para pengendara untuk menggeber kendaraannya hingga berkecepatan tinggi.

Dengan mayoritas PJU dalam kondisi padam, tentu saja jalur tersebut sangat mengganggu jarak pandang para pengemudi hingga berpotensi terjadinya kecelakaan lalu lintas. Hal itu disampaikan Kapolsek Burneh, Iptu Edy Cahyano.  

‘Dari total panjan akses sejauh 12 Km, hanya sepanjang 2 Km yang diterangi lampu PJU. Sedangkan sisanya, sepanjang 10 Km kondisinya gelap gulita tanpa penerangan PJU,” ungkap Edy kepada Surya.

Meski bukan menjadi kewenangannya, Edy tetap berupaya memperbaiki PJU dan traffic light di simpang tiga Petapan dengan harapan mengurangi resiko kecelakaan lalu lintas. Namun upaya itu tidak bertahan lama karena traffic light di simpang tiga Petapan hanya bertahan menyala selama 3 hari.

“Kami berharap kondisi PJU dan traffic light di akses Jembatan Suramadu kembali normal sebelum Ramadhan. Karena hasil pantauan kami, volume kendaraan terus meningkat hingga menimbulkan kemacetan pada Hari Minggu,” pungkasnya.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bangkalan, Muawi Arif menyatakan, pihaknya telah menjalin komunikasi dengan pihak-pihak terkait karena PJU di sepanjang akses menuju Jembatan Suramadu merupakan kewenangan Pemprov Jatim.

“Sedangkan PJU itu merupakan kewenangan BBPJN (Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional). Disampaikan, tanggal 9 April akan dilakukan perbaikan pada PJU di akses Suramadu karena kondisinya rusak berat,” ungkap Arif.

Berita Acara yang diterima Surya terkait kegiatan pengecekan lampu traffic light dan panel SDP PJU sepanjang Jalan Akses Jembatan Suramadu sisi Madura yang dilakukan Dinas Perhubungan Bangkalan pada 10 Februari 2022 mencatat sedikitnya ada 3 permasalahan.

Pertama, Box panel SDP lampu PJU menjadi sarang tikus. Kedua, terjadi korsleting pada sejumlah titik kabel PJU. Ketiga, Terjadi kerusakan pada modul H/Box Panel PJU yang harus diganti karena dampak korsleting.

“Hasil koordinasi kami dengan Balai Besar, ada kerusakan berat pada PJU. InsyaAllah pada 9 April depan akan mulai diperbaiki. Itu memang bukan kewenangan kami (Bangkalan). semoga lekas normal sebelum Ramadhan,” pungkas Arif. (edo/ahmad faisol)

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved