Jokowi Minta Jangan Bandingkan Syarat Mudik dengan Syarat Nonton MotoGP Mandalika, ini Sebabnya

Presiden Jokowi meminta syarat mudik tidak dibandingkan dengan syarat penonton MotoGP Mandalika, terungkap alasannya

Editor: Aqwamit Torik
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ilustrasi Mudik Lebaran | Calon penumpang bersiap menaiki bis antar kota di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Jumat (25/3/2022). Presiden Joko Widodo memastikan bahwa masyarakat diperbolehkan mudik pada Lebaran tahun 2022 dengan syarat sudah mendapatkan vaksin dosis lengkap dan booster. 

TRIBUNMADURA.COM - Syarat mudik dengan syarat nonton ke MotoGP Mandalika berbeda, Presiden Jokowi ungkap alasan.

Presiden Jokowi juga meminta agar syarat tersebut tidak dibandingkan.

Kini berdasarkan peraturan pemerintah, masyarakat boleh mudik dan wisata di momen Idul Fitri 2022 tahun ini.

Tapi penegakan protokol kesehatan dan vaksinasi lengkap beserta booster jadi syaratnya.

Pasalnya, protokol kesehatan dan vaksinasi Covid-19 inilah yang akan menjadi pelindung dari Covid-19.

"Tidak masalah, yang paling penting saat mudik kalau berwisata jangan lupa protokol kesehatan. Utamanya memakai masker dan yang kedua sudah harus vaksin lengkap ditambah booster."

Baca juga: Mudik Lebaran 2022 Diperbolehkan, Gubernur Jawa Timur Khofifah Sebut tak Perlu Lagi Karantina

"Karena ini untuk melindungi kita semua dan menjaga kita semua," kata Jokowi dalam tayangan video di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (30/3/2022).

Lebih lanjut, Jokowi mengungkapkan, berdasarkan data yang ia terima, kurang lebih 79 juta orang akan mudik tahun ini.

Jokowi menegaskan jumlah tersebut bukan jumlah yang sedikit.

Sehingga Jokowi meminta untuk tidak dibandingkan dengan jumlah penonton MotoGP Mandalika yang sebanyak 60 ribu orang.

Oleh karena itu, persyaratan untuk mudik ini berbeda dengan persyaratan unuk menonton MotoGP.

Lantaran, penanganan untuk mudik harus hati-hati, agar tidak terjadi lonjakan kasus Covid-19.

"Dari data terakhir yang kita terima, yang ingin mudik kurang lebih 79 juta orang. Ini bukan jumlah yang sedikit. Jangan dibandingkan dengan acara cara yang lain. Misalnya MotoGP yang 60 ribu, enggak bisa dibandingkan dengan 79 juta."

"Sehingga penanganan harus hati-hati, vaksin lengkap harus dikerjakan, kemudian boosternya terus dikejar," terang Jokowi.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved