Berita Kediri

Gelap Mata dan Masih Cemburu, Pria Ini Banting Ponsel Mantan Istri Sepulang Kerja, Paksa Lihat Foto

Karena tidak di perbolehkan oleh korban, lanjut kata AKP Iwan, pelaku meminta secara paksa ponsel merek Oppo A54 warna biru milik korban

Penulis: Melia Luthfi Husnika | Editor: Samsul Arifin
ISTIMEWA/TRIBUNMADURA.COM
Suhendra alias Endro (37) diamankan polisi akibat gelap mata. Ia melakukan tindak pidana perbuatan tidak menyenangkan dan pengrusakan. 

TRIBUNMADURA.COM, KEDIRI - Suhendra alias Endro (37) warga Desa Cendono, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri harus berurusan dengan pihak kepolisian Polsek Ngadiluwih.

Ia dilaporkan ke Polisi oleh mantan istrinya, yakni Susiati (36), pedagang, asal Dusun Purwoharjo Desa Purwokerto Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri, setelah melakukan tindak pidana perbuatan tidak menyenangkan dan pengrusakan.

Kapolsek Ngadiluwih AKP Iwan Setyo Budhi mengatakan, korban datang melaporkan mantan suaminya itu pada, Senin (10/1/2022) lalu. "Laporan korban kami terima dan kemudian ditindaklanjuti," kata AKP Iwan, Sabtu (2/4/2022).

AKP Iwan menyampaikan awal mula kasus perkara tersebut terjadi. Awalnya, Suhendra sengaja mendatangi mantan istrinya itu bekerja di pabrik tahu Desa Slumbung Kecamatan Ngadiluwih. 

"Pada saat menemui korban atau mantan istrinya itu, pelaku ini meminta ponselnya dengan maksud ingin melihat foto yang ada di ponsel milik korban,"ucap AKP Iwan.

Baca juga: Mengemudi saat Gelap, Sopir Truk di Kediri Kaget Bukan Kepalang, Mendadak Masuk Area Pemakaman

Karena tidak di perbolehkan oleh korban, lanjut kata AKP Iwan, pelaku meminta secara paksa ponsel merek Oppo A54 warna biru milik korban. Cekcok pun terjadi. Pelaku yang berusaha meminta ponsel korban terus memaksa. 

Namun karena tetap di pertahankan oleh korban maka pelaku akhirnya menarik paksa hingga korban terjatuh dan terbentur meja beton yang berada di belakangnya.

"Setelah berhasil menguasai ponsel milik korban lalu di bawa pergi. Dan selanjutnya saat berjalan 3 meter ponsel milik korban di banting ke tanah hingga rusak," terang mantan Kapolsek Ngancar ini.

Tak puas membanting ponsel milik korban. Ponsel tersebut di ambil kembali oleh pelaku dan di masukan saku celana belakang sebelah kanan dan dibawa pergi. Sesampainya di sungai Desa Cendono Kecamatan Kandat ponsel tersebut di buang oleh pelaku.

"Sementara itu korban mengalami luka memar di kepala bagian belakang dan telinga sebelah kanan," tutur Kapolsek Ngadiluwih.

Puas melampiaskan amarahnya itu, pelaku kemudian kabur. Petugas yang melakukan serangkaian penyelidikan berhasil menangkap pelaku di Kota Surabaya, Kamis malam (31/3/2022).

"Motif pelaku ini cemburu dengan mantan istrinya. Hubungan pelaku dan korban ini resmi cerai sejak bulan Desember 2021. Saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan di Polsek Ngadiluwih," pungkas AKP Iwan.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved